Solo, DemokrasiNews.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin,
mengimbau apapun keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa
hasil Pilpres yang akan diputuskan hari ini agar dihormati dan diterima
semua pihak. Dia menyerukan dua pihak yang bersengketa segera bertemu
demi persatuan bangsa. Pihak yang menang diminta segera merangkul yang
kalah.
"MK adalah perisai konstitusi yang menjaga seluruh konstitusi negara. Keputusannya final dan mengikat. Namun yang menang tak perlu mentang-mentang menang, yang kalah jangan marah. Islah sangat diperlukan untuk persatuan bangsa. Buat apa ada perpecahan. Yang menang diharapkan bisa merangkul yang kalah."
Imbauan tersebut disampaikan Din Syamsuddin kepada wartawan usai membuka Kejurnas Bela Diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah di GOR Manahan, Solo, Kamis (21/8/2014).
Din mewanti-wanti seluruh rakyat Indonesia, terutama kepada pihak yang memilih menyelesaikan sengketa di MK, harus menunjukkan sikap yang taat kepada konstitusi. Sikap itu harus ditunjukkan dengan legowo menerima putusan yang diambil oleh MK.
"Tidak ada sikap yang lebih baik, kecuali menerima, menghormati dan mengindahkan keputusan MK. Seperti itulah sikap yang harus kita tunjukkan saat ini, yaitu sikap taat kepada berkonstitusi," lanjutnya.
Sumber: D.com










0 komentar:
Posting Komentar