Bekasi, DemokrasiNews.com – Menilik kinerja dewan sebelumnya yang dinilai masih
jauh dari yang diharapkan, dengan indikasi minimnya manfaat yang
diterima masyarakat, bahkan cenderung berjuang untuk kepentingan sendiri
dan kelompoknya, maka diharapkan pada momentum pelantikan anggota DPRD
baru Kabupaten Bekasi periode 2014-2019 kali ini, ada perubahan
signifikan kedepan.
“Momentum ini dirasa tepat untuk memulai perubahan, perbaiki kinerja
dewan ke depan,” ungkap mantan Ketua Senat Mahasiswa Fisip Unisma
Bekasi, Muhamad Fauzi, usai acara rapat paripurna pembacaan sumpah/janji
anggota dewan, Selasa (5/8).
Dijelaskannya, sebenarnya mayoritas masyarakat Kabupaten Bekasi sudah
tidak percaya lagi dengan kinerja kelembagaan legislatif. Tercermin
dari banyaknya kepentingan masyarakat seperti kesehatan, pendidikan dan
infrastruktur yang terabaikan. Maka untuk membangun citra lembaga DPRD
yang sudah menurun itu adalah dengan menjadikan lembaga DPRD yang
berbasis kinerja, di mana ada prioritas yang harus dilakukan.
Ketua 1 Eksekutif Nasional LMND Periode 2010-2011 itu menjabarkan
beberapa prioritas, antara lain memaksimalkan pengawasan terhadap sektor
pelayanan kesehatan agar mudah terakses oleh masyarakat di Rumah Sakit,
baik swasta atau RSUD, pembangunan Puskesmas sampai pada desa-desa
dengan fasilitas yang memadai, pengawasan RSUD yang harus diperketat
karena masih banyak pasien yang ditelantarkan, seperti penghapusan
sistem booking ruangan pasien di RSUD.
Selanjutnya kata dia, pengawasan sektor pendidikan yang masih banyak
melakukan pemungutan liar dan dana BOS yang tidak sesuai peruntukannya,
diduga dikorupsi, serta meningkatkan anggaran wajib belajar 12 tahun.
Kemudian pengawasan infrastruktur jalan, hampir 70 persen jalan di
Kabupaten Bekasi mengalami kerusakan karena pelaksanaannya diduga di
korupsi oleh pengusaha hitam, pejabat, dan DPRD. Prioritas terakhir
yakni pemberdayaan ekonomi bagi kelompok masyarakat tidak mampu agar
dapat meningkatkan pendapatan ekonomi hidupnya.
“Kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi
masyarakat menjadi PR bagi anggota dewan terpilih baru. Kami perlu
bukti, bukan janji,” tutupnya.
Sumber: Bekasiekspresnews.co.id










0 komentar:
Posting Komentar