JAKARTA, DemokrasiNews.com - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo
mengungkapkan, PT Freeport Indonesia akan melakukan ekspor sesuai dengan
konsentrat yang telah siap mulai Rabu (6/8/2014) ini.
Semakin banyak ekspor yang dilakukan Freeport, Susilo mengaku senang karena penerimaandari ekspor Freeport untuk negara.
"Makin banyak ekspor semakin banyak revenue kita juga perlu duit," ujar Susilo di kantor Kementerian ESDM, Selasa (5/8/2014).
Susilo menjelaskan, Freeport telah melakukan usaha yang keras untuk
bisa melakukan ekspor bahan mineral dari Indonesia. Salah satunya adalah
Freeport memberikan uang jaminan membangun pabrik pengolahan (smelter)
dan jaminan pasokan bahan mentah mineral untuk diolah.
"Bangun satu smelter perlu jaminan pasokan bahan yang diolah, bangun
smelter 2 miliar dolar AS, dan membutuhkan pasokan konsentrat 20 sampai
30 tahun," ungkap Susilo.
Saat ini pemerintah sudah memberikan izin kepada Freeport untuk
ekspor yang rencananya dilakukan mulai besok. Pihak pemerintah
selanjutnya tinggal mengawasi pelaksanaan pertambangan Freeport dan
pembangunan smelter yang telah dijanjikan Freeport selama ini.
"Freeport sudah selesai tinggal mengawasi pelaksanaan smelter, melakukan kegiatan pertambangan," papar Susilo. (Adiatmaputra Fajar Pratama)
Sumber: KOMPAS.com/Adiatmaputra Fajar Pratama










0 komentar:
Posting Komentar