Bekasi, DemokrasiNews.com - Komite Intelijen Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat
mengendus keberadaan pendukung Islamic State Iraq and Syria (ISIS) di
wilayah setempat. Bahkan, pada 3 Agustus 2014 lalu mereka
mendeklarasikan dukungan di sebuah masjid dengan dihadiri sekitar 50
orang.
Mereka deklarasi dengan membentangkan bendera ISIS warna hitam di dalam Masjid Al Muhajirin, Jalan Pulo Sirih, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
"Mereka adalah anggota JAT," kata seorang petinggi dari Komite Intelijen Daerah Kota Bekasi yang enggan disebut namanya, Selasa (5/8).
Menurut dia, ikrar dukungan itu menyusul deklarasi yang dilakukan oleh pimpinan JAT, Abu Bakar Ba'asyir sebelumnya di dalam tahanan. Mereka merupakan militan pendukung Abu Ba'asyir.
Dia mengatakan, sebelumnya kelompok tersebut menguasai Masjid Muhammad Ramadhan di Jalan Pulo Ribung, Bekasi Selatan. Aktivitas mereka pindah ke masjid yang berjarak sekitar 500 meter dari Masjid MMR itu.
"Ramainya pada hari Minggu dan Jumat. Kami terus melakukan pemantauan," kata dia.
Dia mengatakan, sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dari pemerintah, serta tokoh masyarakat di Kota Bekasi untuk menolak dukungan terhadap ISIS tersebut. Sebab, masyarakat sudah mengaku resah.
Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu mengatakan, pihaknya berharap kelompok ISIS tak berkembang di Kota Bekasi. "Kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait," katanya. [hhw]
Sumber: Merdeka.com/Reporter : Adi Nugroho










0 komentar:
Posting Komentar