DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Ukraina dan pemberontak kembali rencana perdamaian, gencatan senjata dari Jumat

Written By admin on Jumat, 05 September 2014 | 10.51



Ukraina, DemokrasiNews.com - Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan pemimpin pemberontak pro-Rusia utama mengatakan mereka akan sepakati gencatan senjata pada hari Jumat nanti, asalkan kesepakatan ditandatangani pada rencana perdamaian baru untuk mengakhiri perang lima bulan di Ukraina timur.

Terobosan datang setelah seminggu di mana separatis pro-Moskow mencetak kemenangan besar setelah NATO mengecam ribuan pasukan Rusia medukung
pemberontak pro-Rusia.

Berbicara di sela-sela pertemuan puncak NATO di Wales, Poroshenko mengatakan gencatan senjata akan tergantung pada pertemuan yang direncanakan di Minsk, Jumat utusan dari Ukraina, Rusia dan Eropa pengawas keamanan OSCE.

"Pada 14.00 waktu setempat (0700 ET Jumat), menyediakan (Minsk) pertemuan berlangsung, saya akan memanggil Staf Umum untuk melakukan kesepakatan gencatan senjata bilateral dan kami berharap bahwa pelaksanaan rencana perdamaian akan dimulai besok," dia kepada wartawan.

Alexander Zakharchenko, kepala pemberontak utama Republik Donetsk Rakyat, mengatakan dalam sebuah pernyataan, anak buahnya juga akan melakukan gencatan senjata, dari satu jam kemudian setelah kesepakatan, asalkan wakil Kiev menandatangani rencana perdamaian pada pertemuan Minsk.

Ada kesepakatan lokal untuk menahan peperangan, misalnya selama pemulihan internal dari pesawat Malaysia ditembak jatuh di atas wilayah pemberontak pada bulan Juli, namun pengumuman Kamis adalah pertama kalinya kedua belah pihak telah menyerukan gencatan senjata penuh.

Pemberontak masih menyatakan skeptis. Oleg Tsaryov, seorang pejabat senior pemberontak, kepada Reuters mengatakan gencatan senjata separatis akan tergantung pada jaminan pemerintah, "karena di masa lalu kami memiliki beberapa perjanjian gencatan senjata, tetapi Poroshenko tidak menghormati".

Sebuah sumber yang dekat dengan Zakharchenko mengatakan pasukan pemerintah membombardir Donetsk dalam waktu 15 menit dari pengumuman Poroshenko tentang rencana gencatan senjata: "Kita akan melihat bagaimana pembicaraan besok, tapi itu tidak akan mudah, Semua pembicaraan gencatan senjata di tengah semakin banyak penembakan. . "

Pengumuman itu muncul sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengajukan rencana perdamaian tujuh poin, yang akan mengakhiri pertempuran di Ukraina timur, membawa mediator luar dan bantuan, serta membiarkan pemberontak mengendalikan wilayah mereka.

Untuk menjaga tekanan pada Rusia, seorang pejabat Gedung Putih menghadiri KTT NATO mengatakan Amerika Serikat sedang mempersiapkan putaran baru sanksi ekonomi, namun kemajuan menuju gencatan senjata bisa menghentikan sanksi keuangan Eropa baru bahwa para pemimpin Uni Eropa telah diharapkan untuk menyepakati Jumat . Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan keputusan pada paket sanksi akan tergantung "pada jam mendatang".

Kanselir Jerman Angela Merkel, bagaimanapun, memperingatkan bahwa sementara anggota NATO menginginkan solusi politik dan akan berbicara dengan Rusia tentang hal ini, "Kami juga siap untuk memberikan tekanan politik kita dengan memberlakukan sanksi lebih lanjut".

Tidak ada tanda-tanda berhenti dalam pertempuran di timur, di mana pemberontak telah cepat maju dalam seminggu terakhir, setelah Kiev dan NATO
mengecam ribuan pasukan Rusia medukung pemberontak pro-Rusia dengan artileri dan tank. 

Sedangkan Moskow membantah pasukannya berada di sana. (Reuters)


Editor/Penerjemah: Rapolo Junius
COPYRIGHT © 2014

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS