Kota Bekasi, Demokrasi News.com - Dalam rangka perkenalan Dewan atau DPRD periode 2014 – 2019 terutama di Komisi B. Baru-baru ini di adakan pertemuan antara Komisi B dengan SKPD –SKPD di Kota Bekasi. Tujuan dari pertemuan tersebut agar ada sinergitas antara Legeslasi dengan Pemerintah atau Eksekutif untuk membangun Kota Bekasi lebih baik. Terutama di bidang Pembangunan.
“Agenda dalam pertemuan dengan SKPD ( Satuan Kerja Perangkat Daerah ) terutama Disbanggar, ada 3 pertama perkenalan, isu-isu masyarakat dan pencapaian-pencapain. Isu – isu yang di temukan masyarakat atau mungkin terjadi benar di lapangan, banyak pembangunan MANGKRAK . artinya tidak selesai. Contoh SDN Pejuang 7 pada tahun 2013 dapat anggaran untuk membangun 3 lokal ruang belajar. Dengan biaya 1 M. seharusnya tahun itu selesai Pembangunanya. Karena adanya PEMERATAAN, jadinya hanya di bangun 1 lokal ruang belajar. Dengan biaya 500 juta. maka sisa anggaran th 2014 yang untuk membangun 3 lokal ruang belajar tersebut hangus alias tidak ada. Contoh yang lain di tahun 2013 banyak infrastruktur jaling atau jalan lingkungan di bangun sepotong – sepotong alias tidak tuntas. Lebih baik membangun 1 titik di tuntaskan serta tahun berikutnya dibangun lagi satu titik yang lain hingga selesai. hal ini dapat di ambil segi manfaatnya,” ungkap H. Maryadi S. Sos ( Wakil Ketua Komisi B ) dari fraksi Golkar.
"Ada juga aduan masyarakat bahwasanya kalau membangun gedung fisik di Kota Bekasi. Seperti Apertemen, Rumah makan atau resto, Rumah sakit dan sebagainya. Rata rata membangunan fisik gedung dulu baru izin menyusul. Padahal seharusnya izin dulu baru di bangun gedung fisiknya. Karena dampak dari mengabaikan beberapa izin, akhirnya masyarakat kota Bekasi yang menanggung akibatnya. Sebagai contoh Adanya banjir, termasuk baru-baru ini terjadi di Kota Bekasi yaitu suhunya mencapai 39 C. Memang kami tidak melarang pihak-pihak darimanapun untuk menanam modal atau investasi Ke Kota Bekasi. Tetapi kita harus memperhatikan dampak dari adanya pembangunan gedung dari pihak investor tersebut,” tambah Dewan dari Golkar yang juga anggota Badan Anggaran H. Maryadi S. Sos. ( MD/ HJS)










0 komentar:
Posting Komentar