Jakarta, DemokrasiNews.com - Partai NasDem bergerak cepat menjelang pendaftaran calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum pada 26-28 Juli nanti. NasDem menargetkan kadernya dapat menjadi kepala daerah di seratus wilayah di Indonesia.
“Target kami, seratus kepala daerah berasal dari NasDem,” kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella di sela-sela seminar nasional yang digelar Fraksi NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Daerah yang menjadi target pemenangan NasDem dalam pilkada serentak 2015 tengah berproses, sehingga dia emoh membeberkannya. Menurut dia, para kader NasDem di daerah saat ini telah bersiap. Perekrutan kader yang akan dipersiapkan menjadi calon kepala daerah berasal dari dalam dan luar partai tersebut.
Patrice menambahkan, kandidat diusung berdasarkan survei. Jika hasil survei itu menempatkan figur eksternal berada di urutan pertama dan urutan kedua dari kader internal, NasDem akan mengupayakan untuk memaketkan. Sebaliknya, kalau hasil survei kader internal rendah, ada pertimbangan mengusung figur eksternal.
“Kita tidak ingin kalah. Tujuannya adalah ingin memegang kekuasaan. Sebab, yang namanya partai politik semua ingin kekuasaan,” ucapnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Akbar Faisal, berujar, kehadiran Partai NasDem bukan hanya untuk menghadapi pilkada Desember mendatang. Tapi juga untuk menghadapi momen pemilu mendatang.
Untuk itu, dia tidak ingin salah dalam menentukan usungan pada pilkada. "Pilkada ini langkah awal untuk NasDem. Kita ingin menang. Jika hasil survei bakal calon rendah, tetap kita tidak akan usung, meskipun mereka kader kami. Kita ingin bagaimana caranya menang," tuturnya.
Komisi Pemilihan Umum akan menggelar pilkada serentak untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir tahun ini. Berdasarkan data terbaru dari KPU, total ada delapan provinsi, 170 kabupaten, dan 26 kota yang akan menggelar pilkada tahun ini. (red)
“Target kami, seratus kepala daerah berasal dari NasDem,” kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella di sela-sela seminar nasional yang digelar Fraksi NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Daerah yang menjadi target pemenangan NasDem dalam pilkada serentak 2015 tengah berproses, sehingga dia emoh membeberkannya. Menurut dia, para kader NasDem di daerah saat ini telah bersiap. Perekrutan kader yang akan dipersiapkan menjadi calon kepala daerah berasal dari dalam dan luar partai tersebut.
Patrice menambahkan, kandidat diusung berdasarkan survei. Jika hasil survei itu menempatkan figur eksternal berada di urutan pertama dan urutan kedua dari kader internal, NasDem akan mengupayakan untuk memaketkan. Sebaliknya, kalau hasil survei kader internal rendah, ada pertimbangan mengusung figur eksternal.
“Kita tidak ingin kalah. Tujuannya adalah ingin memegang kekuasaan. Sebab, yang namanya partai politik semua ingin kekuasaan,” ucapnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Akbar Faisal, berujar, kehadiran Partai NasDem bukan hanya untuk menghadapi pilkada Desember mendatang. Tapi juga untuk menghadapi momen pemilu mendatang.
Untuk itu, dia tidak ingin salah dalam menentukan usungan pada pilkada. "Pilkada ini langkah awal untuk NasDem. Kita ingin menang. Jika hasil survei bakal calon rendah, tetap kita tidak akan usung, meskipun mereka kader kami. Kita ingin bagaimana caranya menang," tuturnya.
Komisi Pemilihan Umum akan menggelar pilkada serentak untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir tahun ini. Berdasarkan data terbaru dari KPU, total ada delapan provinsi, 170 kabupaten, dan 26 kota yang akan menggelar pilkada tahun ini. (red)










0 komentar:
Posting Komentar