Kabupaten Bireuen (Aceh), DemokrasiNews.com - Untuk membangun komunikasi dan silaturahmi antar petani muda di Kabupaten Bireuen, beberapa petani muda di Bireuen menggagas sebuah organisasi sebagai tempat berkumpulnya para petani muda untuk berbagi informasi seputar masalah-masalah pertanian.
Untuk tahap pertama, organisasi petani muda ini dimunculkan via media sosial (facebook) dengan membuat group diskusi bernama “Bireuen Bertani. Group facebook ini sudah berdiri lebih kurang satu tahun. Sampai saat ini, para petani muda yang tergabung dalam group ini sudah berjumlah 700 orang yang terdiri dari para petani muda di Bireuen, Aceh Utara dan juga beberapa anggota dari kabupaten lain di Aceh, dan juga anggota dari beberapa daerah di luar Aceh, seperti: Jawa Timur, Lampung, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Selama ini, para petani muda yang tergabung dalam group ini saling berbagi informasi terkait masalah-masalah yang dihadapi oleh para petani guna mendukung tujuan pemerintah dalam rangka mencapai “Swasembada Pangan”.
Pada Minggu, 12 Juli 2015, beberapa anggota group ini melakukan acara buka puasa bersama di Beng Kupi Bireuen. Acara buka puasa ini disponsori oleh perusahaan pestisida (PT. Singenta).
Pada acara buka puasa bersama ini juga turut digelar acara diskusi antar sesama anggota group.
Acara diskusi tersebut dihadiri oleh kurang lebih 30 orang anggota. Dalam acara buka puasa tersebut juga turut membicarakan tentang pembentukan pengurus organisasi Bireuen Bertani.
Para anggota group berencana ingin mendirikan sebuah organisasi resmi dan berbadan hukum yang akan didaftarkan pada notaris.
Tujuan pendirian organisasi ini adalah sebagai media silaturahmi antar petani muda, khususnya yang ada di Kabupaten Bireuen. Organisasi ini juga bertujuan untuk melakukan sosialisasi masalah teknik sistem penanaman padi, pemupukan dan pengendalian OPT (organisme pengganggu tanaman). Organisasi ini juga bertujuan untuk memotivasi para petani muda, khususnya anggota Bireuen Bertani guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Bireuen. (Ded)
Untuk tahap pertama, organisasi petani muda ini dimunculkan via media sosial (facebook) dengan membuat group diskusi bernama “Bireuen Bertani. Group facebook ini sudah berdiri lebih kurang satu tahun. Sampai saat ini, para petani muda yang tergabung dalam group ini sudah berjumlah 700 orang yang terdiri dari para petani muda di Bireuen, Aceh Utara dan juga beberapa anggota dari kabupaten lain di Aceh, dan juga anggota dari beberapa daerah di luar Aceh, seperti: Jawa Timur, Lampung, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Selama ini, para petani muda yang tergabung dalam group ini saling berbagi informasi terkait masalah-masalah yang dihadapi oleh para petani guna mendukung tujuan pemerintah dalam rangka mencapai “Swasembada Pangan”.
Pada Minggu, 12 Juli 2015, beberapa anggota group ini melakukan acara buka puasa bersama di Beng Kupi Bireuen. Acara buka puasa ini disponsori oleh perusahaan pestisida (PT. Singenta).
Pada acara buka puasa bersama ini juga turut digelar acara diskusi antar sesama anggota group.
Acara diskusi tersebut dihadiri oleh kurang lebih 30 orang anggota. Dalam acara buka puasa tersebut juga turut membicarakan tentang pembentukan pengurus organisasi Bireuen Bertani.
Para anggota group berencana ingin mendirikan sebuah organisasi resmi dan berbadan hukum yang akan didaftarkan pada notaris.
Tujuan pendirian organisasi ini adalah sebagai media silaturahmi antar petani muda, khususnya yang ada di Kabupaten Bireuen. Organisasi ini juga bertujuan untuk melakukan sosialisasi masalah teknik sistem penanaman padi, pemupukan dan pengendalian OPT (organisme pengganggu tanaman). Organisasi ini juga bertujuan untuk memotivasi para petani muda, khususnya anggota Bireuen Bertani guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Bireuen. (Ded)










0 komentar:
Posting Komentar