DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Lurah Kampung Melayu Terjun Langsung Mendata Warga Kampung Pulo Yang Siap Menempati Rumah Susun Jatinegara Barat

Written By admin on Sabtu, 29 Agustus 2015 | 08.44


Jakarta, DemokrasiNews.com - Bambang Pangestu Lurah Kampung Melayu sebelum melakukan sholat jum'at (28/08/2015), pada jam 10:00 wit, langsung melakukan pendataan kepada warga kampung pulo yang sudah menempati Rumah Susun (RUSUN) Jatinegara Barat mau pun calon penghuni yang rumahnya terkena imbas penggusuran untuk pelebaran sungai ciliwung.

"Pendataan warga ini saya lakukan agar saya tahu langsung apa permasalahan warga yang sebenarnya, untuk menerima kunci dan menempati RUSUN ini, dan sampai saat ini belum ada kendala," Bambang Pangestu menjawab pertanyaan wartawan Demokrasi News (DN) di tengah kesibukannya melayani pendataan warga kampung pulo yang siap menempati RUSUN Jatinegara Barat.

Rusun Jatinegara Barat ada 2 tower dan masing-masing tower 16 lantai, untuk tower A memiliki 19 unit bidang tipe 30 dan tower B ada 18 unit bidang tipe 30, perlantainya. Dengan fasilitas ruangan 2 kamar tidur, ruangan tamu, dapur, kamar mandi, tempat jemur pakaian, arus listrik masing-masing meteran listrik sendiri menggunakan voucher isi ulang dan untuk air PAM perkepala keluarga memiliki meteran sendiri dengan biaya Rp.5500,-/kubik.


RUSUN Jatinegara Barat untuk hunian hanya dari lantai 3 sampai lantai 16 dengan kapasitas 518 unit bidang dari kedua tower untuk 518 Kepala Keluarga yang sudah siap menempatinya, sementara untuk lantai 2 ke bawah akan di jadikan fasilitas umum dan kios untuk berjualan warga penghuni RUSUN yang di kelola oleh koperasi. Data sementara yang di dapat dari bidang Pengelola RUSUN Jatinegara Barat, bahwa warga kampung pulo imbas dari gusuran sungai Ciliwung sudah ada 450 Kepala keluarga di relokasi untuk menempati RUSUN Jatinegara Barat dan sekitar 68 Kepala Keluarga yang sudah di data, tapi belum mendaftar dan mengambil kunci untuk menempati unit bidang RUSUN Jatinegara Barat.

Made Pastiasa selaku staf bidang pengelola RUSUN Jatinegara Barat menuturkan, "Mengenai fasilitas sosial dan kesehatan sedang di bangun di samping gedung RUSUN yaitu untuk sekolah PAUD, Puskesmas, Musholah dan kebutuhan Sosial yang lain, dan untuk mushollah siap pakai sementara sudah kami sediakan di lantai dua."

"Untuk Pengelolaan perawatan dan kebersihan kami belum menerima keputusan dari pihak Dinas Pembangunan terkait, mengenai Biaya Perawatan dan Kebersihan (BPK), memang rencananya setelah selesai masa kebijakan dari pemerintah akan di kenakan Rp.300 ribu/KK," Made Pastiasa menambahkan.  (Masron/DN)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS