Kab. Bireuen (Aceh), DemokrasiNews.com - Bupati Bireuen H. Ruslan M Daud berkunjung kerumah keluarga miskin sekalian memberikan bantuan sejumlah uang tunai untuk anak yang menderita Penyakit Talasemia di Desa Pulo We, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Rabu (9/9).
Salah satu bentuk keprihatinan Bupati Ruslan terhadap keluarga miskin yang anaknya menderita Penyakit Talasemia, diwujudkan dengan cara memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp.10.000.0000,- (sepuluh juta rupiah) yang diberikan secara langsung dan juga meminta buku rekening bank keluarga miskin tersebut, untuk selanjutnya akan dibantu setiap bulannya, melalui Rekening Bank itu.
Keluarga Miskin yang mengalami Penyakit Talasemia tersebut, memiliki lima orang anak yang bernama: Zulfikar (20), Fauzanur (14), Asmaul Jannah (9), Fazira (15), Yunita (19), satu diantaranya ada yang gak bisa berjalan sama sekali.
Bupati Bireuen, H. Ruslan M.Daud di sela-sela kunjungannya, saat diwawancarai sejumlah Media mengatakan, dengan nampak wajah sedih, ia sangat prihatin dengan kondisi apa yang dialami oleh kelima anak ini yang menderita Penyakit Talasemia dan juga harus melakukan Transfusi Darah.
Bupati juga menyampaikan, saat mendengar kabar, bahwa ada satu keluarga miskin, yang merupakan bagian dari masyarakatnya, yang menderita Penyakit tersebut, ia beserta Rombongan langsung turun kelokasi melihat secara langsung, dan memastikan penyakit apa yang diderita oleh Saudara atau Masyarakat kita, katanya.
Ruslan, juga menambahkan, “Apa yang diderita oleh kelima anak dari keluarga miskin ini, kita sangat prihatin dengan keadaan mereka dan kondisi keluarganya, ini merupakan tugas kita bersama untuk membantu, apalagi penyakit yang diderita, Tersebut, dua puluh hari sekali harus melakukan transfusi darahnya,” sebut bupati dengan nada-nada sedih.
Sementara Ibu kandung kelima anak itu, Nurhayati (43) yang didampingi Suaminya M. Daud Zainal (60), Penyakit Talasemia yang dialami anaknya baru ia ketahui ketika mereka beranjak sekolah dasar, sebelumnya gak ada tanda-tanda sedikitpun Kalau putra-putrinya mengalami penyakit itu terangnya.
Nurhayati juga menjelaskan, selama ini setiap dua puluh hari sekali, Dia selalu membawa kelima anaknya untuk berobat (Transfusi Darah) Ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda aceh, sebagai mana yang di Anjurkan oleh Dokter Setempat.
Menyangkut dengan biaya, sekali pergi berobat menghabiskan uang sebesar Rp.1.500.000, ini merupakan uang transport dan uang makan selama perawatan satu minggu di Banda aceh, itupun berasal dari sumbangan yang terkumpul dari masyarakat desa dan saudaranya, tapi kalau gak ada uang, kadang-kadang pasrah saja katanya dengan wajah sedih.
“Saya sangat terharu dengan kedatangan bapak Bupati Bireuen secara tiba-tiba, dalam meluangkan waktunya menjenguk keadaan anak kami, dan terimakasih atas sejumlah bantuannya, ini sangat bermanfaat sekali untuk berobat Putra-Putri kami yang menderita Penyakit se-umur hidup,” ucap Nurhayati dengan wajah berlinangan Air mata. (DEDDI)
Salah satu bentuk keprihatinan Bupati Ruslan terhadap keluarga miskin yang anaknya menderita Penyakit Talasemia, diwujudkan dengan cara memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp.10.000.0000,- (sepuluh juta rupiah) yang diberikan secara langsung dan juga meminta buku rekening bank keluarga miskin tersebut, untuk selanjutnya akan dibantu setiap bulannya, melalui Rekening Bank itu.
Keluarga Miskin yang mengalami Penyakit Talasemia tersebut, memiliki lima orang anak yang bernama: Zulfikar (20), Fauzanur (14), Asmaul Jannah (9), Fazira (15), Yunita (19), satu diantaranya ada yang gak bisa berjalan sama sekali.
Bupati Bireuen, H. Ruslan M.Daud di sela-sela kunjungannya, saat diwawancarai sejumlah Media mengatakan, dengan nampak wajah sedih, ia sangat prihatin dengan kondisi apa yang dialami oleh kelima anak ini yang menderita Penyakit Talasemia dan juga harus melakukan Transfusi Darah.
Bupati juga menyampaikan, saat mendengar kabar, bahwa ada satu keluarga miskin, yang merupakan bagian dari masyarakatnya, yang menderita Penyakit tersebut, ia beserta Rombongan langsung turun kelokasi melihat secara langsung, dan memastikan penyakit apa yang diderita oleh Saudara atau Masyarakat kita, katanya.
Ruslan, juga menambahkan, “Apa yang diderita oleh kelima anak dari keluarga miskin ini, kita sangat prihatin dengan keadaan mereka dan kondisi keluarganya, ini merupakan tugas kita bersama untuk membantu, apalagi penyakit yang diderita, Tersebut, dua puluh hari sekali harus melakukan transfusi darahnya,” sebut bupati dengan nada-nada sedih.
Sementara Ibu kandung kelima anak itu, Nurhayati (43) yang didampingi Suaminya M. Daud Zainal (60), Penyakit Talasemia yang dialami anaknya baru ia ketahui ketika mereka beranjak sekolah dasar, sebelumnya gak ada tanda-tanda sedikitpun Kalau putra-putrinya mengalami penyakit itu terangnya.
Nurhayati juga menjelaskan, selama ini setiap dua puluh hari sekali, Dia selalu membawa kelima anaknya untuk berobat (Transfusi Darah) Ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda aceh, sebagai mana yang di Anjurkan oleh Dokter Setempat.
Menyangkut dengan biaya, sekali pergi berobat menghabiskan uang sebesar Rp.1.500.000, ini merupakan uang transport dan uang makan selama perawatan satu minggu di Banda aceh, itupun berasal dari sumbangan yang terkumpul dari masyarakat desa dan saudaranya, tapi kalau gak ada uang, kadang-kadang pasrah saja katanya dengan wajah sedih.
“Saya sangat terharu dengan kedatangan bapak Bupati Bireuen secara tiba-tiba, dalam meluangkan waktunya menjenguk keadaan anak kami, dan terimakasih atas sejumlah bantuannya, ini sangat bermanfaat sekali untuk berobat Putra-Putri kami yang menderita Penyakit se-umur hidup,” ucap Nurhayati dengan wajah berlinangan Air mata. (DEDDI)










0 komentar:
Posting Komentar