KAB. BIREUEN (Aceh), DemokrasiNews.com - Mahasiswa KKM universitas al-muslim angkat XIV tahap II mengelar acara perpisahan dengan warga di desa menasah meucap kecamatan peusangan, acara ini diselenggarakan di menasah desa setempat, selasa (24/5/2016).
Pada kesempatan tersebut kepala desa Said Azmi menyampaikan, “Kami sangat bersyukur dan berterimakasih karena dengan hadirnya adik-adik mahasiswa ke kampung kami, di desa meunasah meucap ini, tentunya sudah ada perubahan yang banyak sekali, dengan hikmah dari kedatangan adik-adik sekalian ini, merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat disini.”
Lanjutnya, “Mungkin selama pengabdian di desa kami para mahasiswa KKM telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya, membenahi papan nama jalan di seluruh desa kami, ikut membantu siswa memberikan pelajaran bagi anak kami mulai TK sampai SMP dan dengan berbagai kegiatan sosial lainnya bersama-sama masyarakat kami disini ini, tak lepas dari kekompakan yang adik-adik bangun selama berada di desa kami, saya selaku kepala desa yang mewakili masyarakat, memohon maaf sebesarnya atas kesalahan dan kekurangan kami selama ini,” pintanya.
Fauzi selaku Ketua KKM menyampaikan sambutannya, “Kami sangat berterima kasih kepada ibu ibu dan tokoh masyarakat yang telah berkenan hadir pada acara perpisahan kami pada hari ini.”
Lanjutnya, "Kami dengan kawan kawan berjalan tak terasa bahwasanya kuliah kerja mahasiswa (KKM) kami telah usai, sebenarnya kami tak ingin berpisah dengan masyarakat disini, tapi apalah hendak dikata ibarat hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai, biarlah badan kami jauh dari sini tapi hati tetap bersama.”
“Sungguh sangat berat untuk kami meninggalkan Desa meunasah meucap ini, apalagi mengingat perhatian bapak ibu sangat mengesankan bagi kami dan selama satu bulan lebih kami berada disini ini tak lepas dukungan dari bapak, ibu dan adik-adik semua,” ucap Fauzi, “Maka dengan ini kami memohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan kami selama berada di Gampong meunasah meucap ini,” paparnya Fauzi.
Pada kesempatan tersebut para mahasiswa juga memberikan sebuah bingkisan kepada kepala desa sebagai kenang-kenangan dari mahasiswa. (FaZ)










0 komentar:
Posting Komentar