DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

XIE FENG SANTUNI ANAK YATIM PIATU DAN BUKA PUASA DENGAN SANTRI

Written By admin on Jumat, 17 Juni 2016 | 19.44


JAKARTA, DemokrasiNews.com - Duta Besar (Dubes) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Y.M. Xie Feng bersama Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (NU) KH. Aqil Siradj M.A, selaku Ketua Umum PB NU, menggelar kegiatan santunan anak yatim dan berbuka puasa bersama dengan para Santri di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqofah jalan Moh. Kahfi, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta selatan, didampingi istrinya Wang Dan, Xu Hang Tian (Political Consellar) pada, Kamis (16/06).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Jagakarsa, Kompol Sri Bhayakari, SH. MH, Danramil Hartono bahkan sejumlah Pejabat Pemerintahan, Camat, Lurah, Ketua RW dan RT, serta Tamu undangan, dalam acara tersebut Xie Feng memberikan santunan secara simbolis kepada sepuluh anak yatim piatu.

Xie mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada saudara-saudari muslim yang kurang mampu dan tidak berkecukupan dalam ekonominya.

Xie Feng juga menjelaskan, “Kami merasa sangat senang dan terharu melihat teman-teman yang sangat ramah dan agamis, harapan kami semoga kegiatan ini bisa menyampaikan kepedulian dan persahabatan dari pemerintah dan rakyat Tiongkok serta Kedubes RRT kepada saudara-saudari muslim di Indonesia,” ujar Xie disela-sela acara.

Dalam beberapa tahun ini terdapat laporan melalui media yang menyebutkan bahwa Pemerintah Tiongkok melarang dan mengintervensi umat muslim di Xianjiang untuk menunaikan ibadah puasa, Xie Feng membantah berita tersebut.

"Tidaklah benar, tidak berdasarkan fakta di lapangan, di Xianjiang setiap tahun menjelang bulan ramadhan, Pemerintah setempat selalu menekankan bahwa perasaan, kepercayaan dan adat-istiadat para warga beragama harus dipahami, dihormati dan diperhatikan, tidak ada intervensi terhadap kegiatan ibadah,” tegas Xie Feng kepada Demokrasi News.

Menurut Ketua Umum Nahdhatul Ulama, KH. Aqil Siradj, M.A, ”hubungan islam Indonesia dengan Cina sudah panjang, sudah terjalin kuat sejak Era Wali Allah, bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda: Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke Negeri Cina,” pungkas KH. Aqil Siradj.

Kegiatan yang digelar selama hampir satu setengah jam tersebut ditutup dengan pembacaan do’a dan berbuka puasa bersama seluruh tamu undangan dan para santri. (A. Zarkasih)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS