DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Paslon Bupati Aceh Besar Berikrar Pilkada Damai

Written By admin on Kamis, 08 September 2016 | 13.49


BANDA ACEH (Aceh), DemokrasiNews.com - Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin, SH mengikat komitmen dari dua pasangan calon (Paslon) Bupati Aceh Besar, untuk sama-sama menjaga suasana selama musim pilkada tetap dalam situasi kondusif, sejuk, dan damai.

Hal itu diikrarkan oleh kedua pasangan tersebut, yaitu Saifuddin Yahya-Juanda Jamal dan Mawardi Ali-Tgk H Husaini, Rabu (7/9), di aula Mapolresta, Banda Aceh.

Kegiatan itu sendiri merupakan inisiatif bersama, Kapolresta Banda Aceh bersama kedua paslon Bupati Aceh Besar.

“Selain silahturrahmi, pada kesempatan ini kami juga menaruh harapan dari kedua paslon Bupati Aceh Besar ini untuk betul-betul menjaga situasi sejuk dan damai, mulai tahapan sampai di hari H pilkada nanti. Para pendukung dari kedua belah pihak juga ikut dilibatkan, agar semua memiliki komitmen untuk saling menjaga dan menghormati,” sebut Kapolresta Banda Aceh.

Ia menjelaskan, mempertemukan para paslon itu, diharapkan dapat menjadi contoh dan wujud demokrasi yang betul-betul tercipta dan terjaga, khususnya di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar serta Aceh pada umumnya.

“Mempertemukan kedua paslon Bupati dan para pendukungnya ini untuk menyamakan persepsi. Acara ini juga bagian dari inisiatif dari kedua bakal calon dan hal ini bisa menjadi landasan kita mewujudkan pilkada damai dan ini bisa menjadi pilot project bagi paslon lainnya di Aceh serta Indonesia umumnya. Ini bagian dari keinginan yang sangat mulia dan harus di sambut baik,” kata Kapolresta Banda Aceh.

Ia juga menekankan agar jangan sampai hal-hal kecil justru dapat memicu persoalan menjadi besar, sehingga menyulut kondisi menjadi tak kondusif. Saladin (Kapolresta Banda Aceh-red) mengibaratkan hal yang kecil itu seperti pengrusakan posko atau baliho atau tindakan lain yang masih bisa diselesaikan dengan cara yang bijak dan tidak harus mengedepankan cara-cara kekerasan.

“Perlu diketahui, pengrusakan itu bisa jadi dilakukan oleh anak-anak, orang stres, atau bisa jadi dimanfaatkan pihak ketiga. Belum tentu lawan atau dari pendukung lawan yang melakukannya. Karena itu, semuanya bisa diselesaikan dengan cara-cara bijak, sopan, dan bermartabat agar Pilkada tetap tercipta damai,” sebut Saladin.

Mantan Kabid Humas Polda Aceh ini pun menegaskan, pihaknya juga tidak main-main bila ada yang kedapatan melakukan tindakan kriminalitas.

“Kami tegaskan kalau ada yang melakukan tindakan kriminalitas, kami tidak segan-segan menindaknya. Jadi jangan coba-coba. Mari kita saling menghargai, tidak terprovokasi dan memprovokasi. Jauhkan dari cara-cara yang tidak beretika, misalnya menghujat dan berlakulah dengan cara-cara yang sopan,” ungkap Saladin.  (Bintang)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS