DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Pasukan Suriah berhasil tewaskan 50 militan ISIS dekat Libanon

Written By admin on Minggu, 03 Agustus 2014 | 12.40

ISIS

DemokrasiNews.com
Pasukan Suriah yang didukung petempur Hizbullah asal Libanon berhasil menewaskan setidaknya 50 gerilyawan dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Front Al-Nusra dekat
Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). alarabiya.net - See more at: http://www.demokrasinews.com/2014/08/isis-berlakukan-kontrol-terhadap-media.html#sthash.hCr5zfLQ.dpuf
perbatasan dengan Libanon, kata kelompok pemantau hari ini.
"Bentrokan senjata itu berlangsung sepanjang Jumat malam sampai Sabtu pagi di daerah perbatasan Qalamun," kata kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi manusia (SOHR), seperti dilansir AFP, Sabtu (2/8).
Topik pilihan: Suriah | Konflik Suriah | Ekstremis ISIS
Di antara mereka yang tewas itu setidaknya ada tujuh orang petempur pro-pemerintah, termasuk serdadu pemerintah dan para anggota Hizbullah, kelompok garis keras Libanon yang mendukung Presiden Suriah Basyar al-Assad.
Pasukan pemerintah merebut kembali sebagian besar daerah Qalamun pada April lalu, dengan banyak petempur pemberontak mundur dari daerah strategis itu atau memasuki perbatasan di Libanon.
Tetapi kantong-kantong para petempur oposisi termasuk kelompok garis keras tetap berada di daerah pegunungan.
ISIS dan Front Al Nusra, keduanya memiliki akar yang sama dari Al-Qaidah, namun ISIS secara resmi memisahkan diri dari kelompok itu, sementara Nusra adalah cabang resminya di Suriah.
Meski memiliki ideologi yang sama, kedua kelompok itu bermusuhan dan berada dalam konflik dengan masing-masing pihak berada dalam pihak yang bermusuhan di Suriah, terutama di bagian utara.
Tetapi di Qalamun, para petempur mereka memerangi pasukan pemerintah dan para petempur Hizbullah, dengan dukungan dari kelompok gerilyawan Islam yang lebih kecil, kata SOHR.

[fas]
Sumber: Merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS