Jakarta, DemokrasiNews.com -
Duet Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan
calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dinilai dapat
menyelesaikan ketegangan politis antara Pemprov dengan lembaga
legislasi.
Djarot
akhirnya diajukan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan secara resmi menyerahkan surat
rekomendasi cawagub kepada Ahok, pada Rabu (3/12).
Pada Jumat (5/12) ini, untuk pertama kalinya mantan wali kota Blitar tersebut mengunjungi Ahok di Balai Kota DKI Jakarta. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mengurus kekurangan berkas yang diminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bisa sah menduduki kursi DKI-2.
Ahok sendiri telah mengutarakan keinginannya sejak lama 'meminang' Djarot sebagai wakilnya. Ahok mengatakan pihaknya telah lama mengenal kinerja Djarot semenjak menjabat walikota Blitar.
Namun, keinginan Ahok tersebut sempat terkendala akibat pro-kontra di internal partai tempat Djarot bernaung, yakni PDIP. “Karena partai enggak mau mutusin juga (siapa rekomendasi wakil gubernur Jakarta),” kata Ahok.
Akhirnya, surat persetujuan sudah diterima Ahok dan dengan demikian Djarot akan segera dilantik sebagai cawagub sebelum 20 Desember ini.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengatakan akan mengikuti gaya bekerja 'blusukan' ala Presiden Joko Widodo ketika menjabat posisi wagub.
“Ya, tentu saja. Saya siap blusukan (seperti Jokowi),” kata Djarot lantang , Jumat (5/12).
Pada Jumat (5/12) ini, untuk pertama kalinya mantan wali kota Blitar tersebut mengunjungi Ahok di Balai Kota DKI Jakarta. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mengurus kekurangan berkas yang diminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bisa sah menduduki kursi DKI-2.
Ahok sendiri telah mengutarakan keinginannya sejak lama 'meminang' Djarot sebagai wakilnya. Ahok mengatakan pihaknya telah lama mengenal kinerja Djarot semenjak menjabat walikota Blitar.
Namun, keinginan Ahok tersebut sempat terkendala akibat pro-kontra di internal partai tempat Djarot bernaung, yakni PDIP. “Karena partai enggak mau mutusin juga (siapa rekomendasi wakil gubernur Jakarta),” kata Ahok.
Akhirnya, surat persetujuan sudah diterima Ahok dan dengan demikian Djarot akan segera dilantik sebagai cawagub sebelum 20 Desember ini.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengatakan akan mengikuti gaya bekerja 'blusukan' ala Presiden Joko Widodo ketika menjabat posisi wagub.
“Ya, tentu saja. Saya siap blusukan (seperti Jokowi),” kata Djarot lantang , Jumat (5/12).
Lebih jauh lagi, Djarot juga mengatakan akan mengajak wartawan untuk blusukan juga bersamanya.
“Saya akan ajak kalian nanti blusukan ke kampung-kampung. Sekarang juga bisa blusukan ke bawah. Solat Jumat maksudnya,” ujarnya sembari berseloroh. (MJR)










0 komentar:
Posting Komentar