Jakarta, DemokrasiNews.com - Politikus senior Partai Golkar, Akbar Tandjung, dikabarkan mundur dari kepengurusan musyawarah nasional di Bali. Akbar adalah Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.
Menurut salah satu politikus partai berlambang beringin ini, Taufik Hidayat, mundurnya Akbar dipicu oleh beberapa hal. Salah satunya adalah kekecewaan Akbar terhadap kubu Aburizal Bakrie.
Golkar kubu Ical memilih menempuh jalur pengadilan untuk mengatasi perpecahan pada tubuh Golkar. "Sebagai orang yang membesarkan partai, nalurinya terpanggil. Akbar akan mundur dan berfokus menyatukan dua kubu," kata Taufik.
Taufik berpendapat bahwa salah satu cara yang akan ditempuh Akbar untuk menyatukan dua kubu adalah musyawarah nasional bersama. (YY)
Taufik berpendapat bahwa salah satu cara yang akan ditempuh Akbar untuk menyatukan dua kubu adalah musyawarah nasional bersama. (YY)










0 komentar:
Posting Komentar