Kota Lhokseumawe (Aceh), DemokrasiNews.com – Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Sabtu (8/8/2015) malam sekitar pukul 21.00 wib, kembali diguncang bom. Delapan orang warga setempat terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran terkena serpihan bom.
Informasi diterima dari empat orang warga yang sedang bertugas jaga malam, sekitar pukul 21.00 wib dikagetkan oleh suara ledakan, tidak jauh dari pos siskamling tempat mereka bertugas.
Pada saat ledakan terjadi warga langsung keluar rumah untk mengetahui dimana suara ledakan tersebut.
Suara ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan yang juga mengagetkan warga lainnya. Mereka pun berduyun-duyun datang ke pos siskamling, tempat asal suara ledakan, untuk memastikan apa gerangan yang terjadi.
Saat berada lokasi kejadian, tepatnya di bawah pos Siskamling, warga menemukan sebuah bungkusan plastik hitam. Warga pun berkumpul untuk melihat dan memastikan isi bungkusan tersebut. Tidak lama kemudian, bungkusan itu meledak.
Ledakan tersebut mengakibatkan delapan orang warga, yakni Sulaiman Tayeb (21), Rahmadi (27), Sulaiman Rani (40), Umar (23), Khaidir (32) dan Sulaiman Lidan (34), M Yunus (55), Tarmizi (40), luka-luka terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Hingga saat ini masih belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait motif dan jenis bom yang meledak. Anggota polisi dari Polres Lhokseumawe masih melakukan identifikasi dan olah TKP serta penyisiran lebih lanjut.
Beberapa waktu lalu, sebuah bom molotov juga pernah mengguncang Desa Ujong Pacu pasca penangkapan pengedar narkoba oleh warga di desa tersebut. Diduga kejadian ini erat kaitannya dengan kejadian sebelumnya. Sehingga warga sangat was-was dengan kejadian ini. (fau)
Informasi diterima dari empat orang warga yang sedang bertugas jaga malam, sekitar pukul 21.00 wib dikagetkan oleh suara ledakan, tidak jauh dari pos siskamling tempat mereka bertugas.
Pada saat ledakan terjadi warga langsung keluar rumah untk mengetahui dimana suara ledakan tersebut.
Suara ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan yang juga mengagetkan warga lainnya. Mereka pun berduyun-duyun datang ke pos siskamling, tempat asal suara ledakan, untuk memastikan apa gerangan yang terjadi.
Saat berada lokasi kejadian, tepatnya di bawah pos Siskamling, warga menemukan sebuah bungkusan plastik hitam. Warga pun berkumpul untuk melihat dan memastikan isi bungkusan tersebut. Tidak lama kemudian, bungkusan itu meledak.
Ledakan tersebut mengakibatkan delapan orang warga, yakni Sulaiman Tayeb (21), Rahmadi (27), Sulaiman Rani (40), Umar (23), Khaidir (32) dan Sulaiman Lidan (34), M Yunus (55), Tarmizi (40), luka-luka terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Hingga saat ini masih belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait motif dan jenis bom yang meledak. Anggota polisi dari Polres Lhokseumawe masih melakukan identifikasi dan olah TKP serta penyisiran lebih lanjut.
Beberapa waktu lalu, sebuah bom molotov juga pernah mengguncang Desa Ujong Pacu pasca penangkapan pengedar narkoba oleh warga di desa tersebut. Diduga kejadian ini erat kaitannya dengan kejadian sebelumnya. Sehingga warga sangat was-was dengan kejadian ini. (fau)










0 komentar:
Posting Komentar