Kota Bekasi, DemokrasiNews.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus terjadi sampai saat ini, membuat sejumlah pedagang gadget diBekasi mengeluhkan sepinya pembeli.
Seperti yang dialami Rahmat Muslim yang akrab disapa Bones penjual dan service handphone di Hiper Mall Giant Bekasi. Iya menjelaskan bahwa minat dan daya beli masyarakat kali ini, kondisinya mulai terasa sangat sepi.
Seperti yang dialami Rahmat Muslim yang akrab disapa Bones penjual dan service handphone di Hiper Mall Giant Bekasi. Iya menjelaskan bahwa minat dan daya beli masyarakat kali ini, kondisinya mulai terasa sangat sepi.
"Nilai tukar rupiah yang melemah sangat terasa sampai saat ini, daya minat pembeli atau yang mau service berkurang drastis," keluh Bones.
Menurutnya, tingginya penguatan harga dolar menjadi sumber alasan mereka untuk menahan keinginan membeli gadget sementara ini.
"Omzet turun sampai 50 persen. Pusing kalau begini terus, sedangkan harga sewa kios terus naik ditambah juga kitakan punya keluarga," ujar Rahmat saat ditemui di tokonya yang berada di lantai 1 Hiper Mall giant pusat pembelanjaan Handphone di Bekasi.
Kalau terus begini ya bisa bangkrut juga. Pembeli jadi sepi, harga barang malah naik, tambah Bones. (fajar)










0 komentar:
Posting Komentar