Kota Bekasi, DemokrasiNews.com - Pasca insiden robohnya crane di Masjidilharam yang menewaskan salah seorang warga Bekasi bernama Ferry Mauludin Arifin Dulhai. Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya Ferry.
“Saya sebagai kepala daerah turut berduka cita, khususnya kepada keluarga yang ditinggalkan di Kota Bekasi. Semoga keluarga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Rahmat Effendi.
Menurut informasi yang dilangsir beberapa media, kejadian tersebut bermula ketika hujan badai dan angin deras membuat crane di Arab Saudi tumbang dan menaranya jatuh ke bagian dalam Masjidilharam disaat jutaan para penjiarah dari berbagai negara di dunia sedang melaksanakan ibadah haji.
Sebanyak 36 Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia luka-luka dan enam orang diinformasikan meninggal dunia akibat tertimba alat berat di Masjidilharam, Jum’at lalu. kecelakaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa bisa terjadi di mana saja. Kebetulan, kali ini terjadi di Masjidilharam saat menunaikan ibadah Haji.
“Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kebetulan di masjidil ini, tentu ada ukuran-ukuran tertentu dari Allah SWT. Semoga almarhum Ferry diterima disisi Allah, kematian Ferry bisa dikatakan mati Sahid," jelas Rahmat Effendi. (fjr)
“Saya sebagai kepala daerah turut berduka cita, khususnya kepada keluarga yang ditinggalkan di Kota Bekasi. Semoga keluarga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Rahmat Effendi.
Menurut informasi yang dilangsir beberapa media, kejadian tersebut bermula ketika hujan badai dan angin deras membuat crane di Arab Saudi tumbang dan menaranya jatuh ke bagian dalam Masjidilharam disaat jutaan para penjiarah dari berbagai negara di dunia sedang melaksanakan ibadah haji.
Sebanyak 36 Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia luka-luka dan enam orang diinformasikan meninggal dunia akibat tertimba alat berat di Masjidilharam, Jum’at lalu. kecelakaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa bisa terjadi di mana saja. Kebetulan, kali ini terjadi di Masjidilharam saat menunaikan ibadah Haji.
“Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kebetulan di masjidil ini, tentu ada ukuran-ukuran tertentu dari Allah SWT. Semoga almarhum Ferry diterima disisi Allah, kematian Ferry bisa dikatakan mati Sahid," jelas Rahmat Effendi. (fjr)










0 komentar:
Posting Komentar