DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

DPRK BIREUEN TANGGAPI LAPORAN WARGA PEUDADA

Written By admin on Selasa, 19 April 2016 | 17.46


KAB. BIREUEN (Aceh), DemokrasiNews.com - DPRK Bireuen tanggapi laporan warga desa Jaba dan Tanjong Seulamat terkait lahan sawahnya yang diserobot oleh Pemda Bireuen untuk perluasan pembangunan waduk paya sikameh, Kecamatan Peudada, di kantor DPRK, senin (18/4/2016).

Beberapa perwakilan dari Desa Jaba dan Tanjong Seulamat yang dipanggil oleh DPRK Bireuen terkait laporannya kepada Ketua Komisi I beberapa pekan yang lalu. Sebagai pembuka acara Wakil Ketua II DPRK Bireuen, Athailah M Saleh MA mengatakan, “Kami dari pihak DPRK akan selalu siap membatu warga dengan masalah yang terjadi di daerahnya, ini merupakan perwakilan dari desa Jaba dan Tanjung Seulamat, merupakan yang terkena pembangunan waduk paya sikameh, yang bahwa tanah mereka diserobot oleh Pemda Bireuen,” ujarnya.

Perwakilan desa Jaba, Budiah Ali alias Pomereun menyampaikan, “Kami tidak akan pernah lelah untuk memperjuangkan hak kami, sebagai mana laporan saya kemarin, saya sangat berterima kasih, langsung di respon oleh Ketua DPRK Bireuen, kami minta supaya permasalahan ini supaya dapat terselesaikan segera.”

Tambahnya, “Padahal Pemda Bireuen pernah menyampaikan kepada kami di waktu tahun yang lalu dengan pernyataannya, apabila dalam perluasan pembangunan waduk paya sikameh kalau ada lahan sawah masyarakat yang terkena akan kita bayar, tapi hingga kini tidak ada seribu rupiah pun kami terima.”

“Karena kami sudah dari tahun-ketahun belum ada hasil dari perjuangan kami, mungkin dengan adanya bantuan dari DPRK dengan segera untuk dilakukan pemanggilan kedua pihak yaitu pihak pemilik tanah dan pihak Pemda untuk bisa menunjukkan bukti siapa yang benar, kalau memang pihak lahan sawah itu milik Pemda tujukkan buktinya, jangan hanya merampas hak kami,” tegas Pomeuren.

Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad SE M.Si langsung menanggapi pernyataan Pomeuren, “Kami dari DPRK Bireuen akan memanggil dengan segera Pemda Bireuen untuk menanyakan terkait permasahan ini, hal ini akan kita jembatani hingga selesai dan semoga dapat segera selesai. Dan pada hari ini kita akan ambil sikap, karena kami di DPRK tidak setuju, bila masyarakat kami menunggu begitu lama untuk permasalahan ini. Dengan segera kita akan memanggil Pihak Pemda Bireuen terkait permasalahan ini, besok akan segera kita panggil.”

Lanjutnya, “Kami minta kepada masyarakat yang terkena pembangunan perluasan waduk paya sikameh untuk kelengkapan admistrasi segera dipersiapkan, Kita semua akan perjuangkan kepada Pemda, agar Pemda Bireuen membayar ganti rugi tanah sawah masyarakat desa Jaba dan Tanjong Seulamat, dan dengan lengkapnya admistrasi, kita bisa lebih mudah untuk ambil langkah kedepanmya,” paparnya Ketua DPRK Bireuen.

Wakil Ketua I DPRK Bireuen, Drs Muhammad Arief, juga menambahkan, “Kami di DPRK akan siap membatu warga kami, apalagi permasalahan yang begitu lama hingga warga kami sudah begitu lama memperjuangkan haknya, untuk itu kami menghimbau, apabila ada masyarakat Bireuen, yang masih ada mengalami kejadian permasalah seperti ini, untuk segera melaporkan kepada anggota DPRK, kami dengan wilayahnya masing-masing, siap membantu memperjuangkannya, 24 jam terbuka kantor DPRK Bireuen untuk masyarakat,” ungkapnya. (faz)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS