DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

PEJABAT BEKASI UTARA SIGAP BANTU KORBAN BENCANA BANJIR DI WILAYAHNYA

Written By admin on Jumat, 22 April 2016 | 15.10


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Luapan kali Bekasi akibat itensitas hujan tinggi dan debit air yang tidak seperti biasanya, mengakibatkan bencana banjir menimpah Kelurahan Margamulya, RT 04 dan RT 05 RW 07, serta kampung Lebak, RT. 06 dan 07 RW. 02, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, kota Bekasi, ke dua Kelurahan tersebut sejak Rabu malam mulai digenangi air. Banjir yang merupakan kiriman dari kali Cikeas dan Cileungsi Bogor ini membuat ratusan rumah di dua Kelurahan Bekasi Utara ini terendam banjir hingga se-dada orang dewasa, pada Kamis pagi (21/04).

Akibat telatnya informasi yang diterima warga dilokasi kejadian, dan warga-pun tidak mengetahui akan adanya kiriman air tersebut, akibatnya banyak warga yang tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga mereka karena terlalu cepat datangnya air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi ini. Hingga Banyak tempat tinggal warga yang tenggelam, berkisar kira-kira lebih dari 100 rumah.

Berdasarkan pantauan awak Demokrasi News dilokasi kejadian, beberapa rumah yang berada dibelakang (daerah rendah) dan ditinggal pemiliknya pada kerja, barang perabotnya tidak dapat diselamatkan terendam banjir. Adapun barang-barang yang masih bisa diselamatkan oleh pemiliknya, seperti kulkas, televisi, mesin cuci dan dokumen berharga serta yang lainnya diamankan ke tempat yang lebih tinggi.


Menurut keterangan Sekretaris Camat (Sekcam), Heriyanto ketika akan men-distribusikan bantuan logistik ke lokasi yang tertimpah bencana mengatakan air mulai menjalar dan naik ke pemukiman warga sejak pukul 09:00 WIB. "Banjir yang terjadi kali ini akibat luapan atau limpasan Daerah Aliran Sungai Kali Bekasi pada pagi hari, akibat dari curah hujan yang tinggi pada daerah hulu yakni bogor dan sekitarnya. Mengakibatkan debit dan volume air besar dan meningkat akibatnya aliran kali bekasi tidak dapat menampungnya," ujarnya.

"Kalau di kita kisaran kedalaman sekitar 1 meter hingga 1,5 meter, sedangkan untuk ketinggian air di kampung Lebak mencapai 1,5 meter, sedangkan yang dibelakang kampung hingga mencapai ketinggian 2 meter lebih. Adapun beberapa warga yang rumahnya terendam hingga satu meter lebih, ada yang mengungsi ke tempat ibadah yang berada dekat pemukiman warga," ungkap Heri kepada Demokrasi News.

Terkait kerugian yang dialami warga dan korban dalam bencana banjir, Heriyanto menjelaskan sejauh ini masih aman tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Akan tetapi kerugian materi banyak dialami warga. "Terkait kerugian yang diderita warga, miris tapi belum di taksir, belum ada tim apresialnya," terang Heri lagi menambahkan.

Dan Sekcam Bekasi Utara ini pun berharap, "Kalo bisa, ya harapan saya sebagai orang utara, kami atas nama warga meminta tolong infrastruktur khususnya das kali Bekasi di rapihin. Hanya itu permohonan kami," tandasnya.

Banjir di kampung Lebak Kelurahan Teluk Pucung ini sering kali terjadi, bahkan dalam satu tahun bisa mencapai hingga delapan kali kejadian. Faktor pemicunya disebabkan dataran yang lebih rendah dari Kali Bekasi. Apabila air di Kali Bekasi mengalami peningkatan yang disebabkan hujan atau air kiriman dari kali Cikeas dan Cileungsi, Kali Bekasi pun akan meluap dan mengakibatkan bencana banjir.  (A. Zarkasih)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS