DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA TERPOPULER

DEMOKRASI NEWS

OPINI

Selanjutnya »
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Tampilkan postingan dengan label Lensa Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lensa Bekasi. Tampilkan semua postingan

Walikota Bekasi Buka Acara Muslok ORARI Lokal Bekasi

Written By admin on Senin, 03 Oktober 2016 | 09.33


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Organisasi Amatir Radio (ORARI) Lokal Bekasi mengadakan Musyawarah Lokal ke XI dengan mengusung tema persatuan dan persaudaraan dalam mensosialisasikan serta mendukung kebijakan pemerintah. Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi hadir dan memaparkan mengenai sinergitas antara Organisasi dengan Pemerintah Kota Bekasi pada hari Minggu (02/10) di Islamic Center Kota Bekasi.

Acara juga dihadiri oleh Ketua Orda Jawa Barat, Drs. H. Wowon (YB1BML) dan mengatakan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi telah memfasilitasi acara musyawarah lokal Orari ini, pembahasan hasil kinerja pengurus selama periode kebelakang dan menjadikan satu acuan kedepannya jika ada permasalahan.

Musyawarah Lokal ini juga sekaligus mencari sosok penerus Ketua Orari Lokal Bekasi Periode 2016 - 2019 yang mau bekerja sama, mau mengurus, mau sinergitas tehadap anggota dan termasuk mau keluar financialnya.

"Tidak hanya lokal, ORARI juga harus berkembang di Nasional dan Internasional, karena nama ORARI Lokal Bekasi sudah mencuat di Internasional," ujar Ketua Orda Jabar.

Walikota dalam sambutannya sekaligus membuka acara musyawarah lokal Orari Bekasi, bercerita pada tahun 1991, beliau pernah ikut organisasi ini, ikut Touring hingga bersepeda ke Sukabumi sampai anyer namun saat pelantikan anggota beliau malah tidak diterima di organisasi tersebut, namun kini beliau berbangga hati karena teman teman Orari tetap konsisten.

Walikota juga menanyakan kepada Ketua Orari Lokal Bekasi, Iqbal Daud mengenai kantor Orari Lokal Bekasi, dan setelah mengetahui berada di Mall, memang bagus jika mengetahui lokasi nya di pusat perbelanjaan, namun keberadaannya ternyata di basement, Walikota akan merencanakan membuat kantor Orari Lokal Bekasi dengan 3 Lantai di Samping DPRD Kota Bekasi, berdampingan dengan Kantor Pemuda Pancasila, Partai PDI Perjuangan Kota Bekasi dan Kantor PPP Kota Bekasi.

"Sesuai dengan tema acara, sinergitas dengan Pemerintah, agar Orari tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, dan bantu Kota Bekasi meraih Piala Adipura tahun depan," ujar Walikota.  (Ndoet/Sumakdin.S)
09.33 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Terima Penghargaan Pelaksanaan CFD Terbaik dan Terbanyak Dari CFD Indonesia


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang secara rutin diselenggarakan pada hari Minggu (02/10), kini dirangkaikan dengan penerimaan penghargaan pelaksanaan Car Free Day (CFD) Terbaik dan Terbanyak dari CFD Indonesia yang diterima oleh Kota Bekasi di area CFD Ahmad Yani.

Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi bersama Sekretaris Daerah, Rayendra Sekarmadji dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Supandi Budiman hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut.

Dalam sambutannya, Walikota Bekasi mengucapkan, Kota Bekasi telah berturut turut menerima penghargaan, baik dari segi Peraihan Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Jawa Barat, Pemghargaan Sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup, dan banyak lagi, kini menambahkan dari Penghrgaan dari Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor Terbaik dan Terbanyak.

Walikota Bekasi juga menegaskan untuk rencana proyek jalan Bekasi Cakung Kampung Melayu (Becakayu) yang rencana akan melintasi Jalan Ahmad Yani, akan ditindak tegas, dengan cara Menolak akses jalan tersebut, karena menurut Walikota bisa merusak estetika kota yang telah terbentuk, karena akan menghalangi Stadion Patriot Candrabhaga dan Flyover KH. Noer Ali, selain itu jika adanya akses jalan Becakayu, Pada hari minggu acara rutin Car free day akan sangat terganggu, maka dari itu Walikota Menolak Tegas.


Pelaksanaan Car Free day pada pekan ini, dihadiri oleh semua komunitas yang terbentuk di Kota Bekasi, Komunitas Reptil, Musang, Skateboard, Sepatu Roda dan lain lain ikut memadati CFD saat ini.

"Bukan dari Pemerintah Kota Bekasi mengundang dari rumah ke rumah untuk mengajak datang ke CFD, melainkan dari hati masing masing untuk ikut datang memadati CFD, hingga menjadi penghargaan CFD terbaik dan Terbanyak, untuk itu terima kasih partisipasi dan peran Masyarakat dalam hadirnya CFD kali ini," ujar Walikota Bekasi.

Sebelum ke panggung, Walikota juga menyempatkan sapa warga dan asik ngobrol bersama komunitas komunitas yang hadir, tidak hanya itu, Walikota juga ikut sosialisasi ke masyarakat untuk tidak menginjak dan melintas di tengah tengah jalan/area sepeda.  (Ndoet/Sumakdin.S)
09.22 | 0 komentar | Read More

Menjaga Keharmonisan Umat Beragama, Walikota Bekasi Hadiri Pelantikan Pengurus Lembaga Lansia Gereja HKI Bekasi Timur

Written By admin on Minggu, 02 Oktober 2016 | 15.51


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi menghadiri undangan Pelantikan Pengurus Lembaga Lansia Gereja HKI Bekasi Timur di Perum 3, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada hari Minggu (02/10), bersama Camat Bekasi Timur; Nadih Arifin, Lurah Aren Jaya; Toto dan Ketua Organda Kota Bekasi; Hotman S. Pane.

Walikota Bekasi dalam sambutannya setelah pelantikan pengurus mengatakan, bahwa beliau pernah mendatangi Gereja HKBP Pusat di Kota Tarutung, Provinsi Sumatra Utara dan Gereja GDPI di Kota Manado, bersinggah di Kota Tomohon yang populasinya mayoritas Kristen sebanyak 66%, juga ke Keuskupan di Katedral Jakarta, yang dari Pendetanya mengatakan bahwa baru Walikota Bekasi yang baru hadir di Keuskupan ini, tidak hanya itu, Ke klenteng, ke Pura juga ia datangi.

"Ini merupakan menjaga keharmonisan umat beragama, saat ini di Kota Bekasi Umat Kristiani mencapai hampir 400ribu jiwa, jadi sebagai warga Kota Bekasi perlu juga di ayomi, dan tidak ada lagu memandang suku ras atau agama sekalipun, hanya ada warga Kota Bekasi yang harus memajukan Kota Bekasi," tegas Walikota.


Ketua Lembaga Lansia Gereja HKI Bekasi Timur; Bapak B.J. Tampubolon mengatakan, “Kami dari Lembaga Lansia Gereja HKI Bekasi Timur mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Walikota Bekasi, atas kemurahan hatinya berkenan untuk hadir diacara pelantikan kami ini.”

Lanjutnya, “Selama ini belum ada seorang Walikota Bekasi seperti pak Rahmat Effendi yang berjiwa kenegarawanan dan selalu memegang teguh Kebhinekaan Tunggal Ika di Kota Bekasi ini, kedepannya semoga bapak DR. H. Rahmat Effendi diberikan kesehatan dan kesuksesan selalu serta dapat terpilih kembali menjadi pemimpin daerah Kota Bekasi ini.”  (Ndoet/Simakdin.S)
15.51 | 0 komentar | Read More

Kemad Sadeli Maju Menjadi Calon Ketua RW 004 Kelurahan Jati Bening Baru-Kota Bekasi

Written By admin on Jumat, 30 September 2016 | 12.57


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Pada tanggal 20 september 2016, Ketua RT 001 sampai RT 009 RW 004 Kelurahan Jatibening baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, mengadakan rapat musyawarah untuk menyeleksi Balon (Bakal Calon) Ketua RW 004 yang baru, dikarenakan masa jabatan RW 004 yang lama sudah hampir berakhir.

Sebagian besar warga RT 001 sampai RT 009 RW 004 Kelurahan Jatibening baru terlihat mendukung kanidat Balon Ketua RW 004 yang baru, yaitu Bapak Kemad Sadeli, dikarenakan Visi Dan Misi nya: “Tanggap terhadap permasalahan warga dan membawa RW 004 menjadi lebih Maju, Sejahtera dan Ikhsan.” Hal ini sesuai dengan Visi Dan Misi Pemerintah Kota Bekasi dan arahan Walikota Bekasi yang mengatakan, bahwa untuk seluruh aparatur pemerintah hingga ditingkat RT/RW harusnya selalu siap melayani warganya.

Salah satu warga RW 004 Kelurahan Jatibening baru yang tidak mau disebutkan namanya mengucapkan pendapatnya, “Bapak Kemad Sadeli, sosok yang tepat untuk memimpin RW 004 Kelurahan Jatibening baru, karna beliau memiliki pengalaman yang cukup baik untuk didaerah kita ini.” ucap warga tersebut pada saat ditemui wartawan Demokrasi News, pada hari jumat (30/9).

Lanjut dia, “Berdasarkan pengalaman beliau berorganisasi, membuktikan kinerja beliau di lapangan serta visi dan misi beliau, kiranya pantas dan layak menjabat sebagai Ketua RW. 004 yang baru.”

Berikut pengalaman berorganisasi Bapak Kemad Sadeli yang berhasil wartawan Demokrasi News dapat, sebagai berikut : 
1. sekertaris RT.003 RW.004 selama 8 tahun
2. Ketua RT.003 RW.004 selama 6 tahun
3. Sekertaris Partai Golkar di Kelurahan Jati Bening Baru Selama 5 tahun, dan
4. Ketua Partai Golkar di Kelurahan Jati bening baru selama 6 tahun

Semoga warga RW 004 Kelurahan Jatibening baru menggunakan hak pilihnya dengan baik, pada hari Minggu Tanggal 2 Oktober 2016 nanti. Dan semoga pemilihan Ketua RW. 004 yang baru nanti berjalan aman dan tertib.  (Singgih/Asido)
12.57 | 0 komentar | Read More

27 Pemda Jabar Tandatangani Serah Terima P2D


KOTA BEANDUNG (Jabar), DemokrasiNews.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyaksikan dan ikut menandatangani berita acara serah terima Personil, Sarana, Prasarana dan Dokumen (P2D) bersama 27 Kepala Daerah Se-Jawa Barat, Kamis, (29/9) di Gedung Sate-Bandung.

Dalam kesempatan itu, dari 27 kepala daerah yang hadir, Wakil Walikota Bekasi, H. Ahmad Syaikhu turut menandatangani berita acara serah terima P2D bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Didik Istiyanta, dan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, M Dian.

Wagub Jabar, Deddy Mizwar dalam sambutannya mengatakan penyerahan P2D ini merupakan implementasi amanat UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Sebagaimana diketahui dalam pengalihan kewenangan ini, lanjut dia ada sejumlah kewenangan yang selama ini ditangani Pemerintah Kabupaten/Kota akan dialihkan ke Provinsi Jawa Barat.

Diantaranya mengenai pengalihan urusan daerah meliputi urusan pendidikan, perhubungan, kehutanan, ketenagakerjaan, kelautan dan perikanan serta urusan energi dan sumber daya mineral.

"Kita harap penerapan urusan daerah lebih baik dan berdampak pada peningkatan pelayanan dan penerapan prinsip demokrasi," kata Deddy Mizwar di depan kepala daerah atau perwakilan 27 kabupaten/kota Jawa Barat.


Sejalan dengan amanat UU lanjut dia, telah dilakukan bersama penandatanganan berita acara personil sarana dan prasarana yang mana Pemprov Jabar akan menerima sebanyak 28.282 orang aparatur yang sebelumnya menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Kemudian, sarana sebanyak 9.914.544 unit dengan nilai Rp. 5.169. 327. 579. 241 dan telah diserah terimakan dokumen sebanyak 971 boks arsip.

"Apabila ada ketidaklengkapan data personil P2D akan diklarifikasi, vasidasi dan rekonsiliasi data setelah koordinasi dengan masing-masing kota kabupaten," ucapnya.

Ia juga menyebutkan tenggat waktu hingga Desember 2015 kepada jajaran Pemerintah Daerah untuk kembali melakukan evaluasi atas kelengkapan P2D.

"Agar tertib penyelenggaraan administrasi pemerintahan daerah Kabupaten/Kota," pungkasnya.  (goeng/mantar)
11.19 | 0 komentar | Read More

Bekasi Smart City Dipaparkan di Forum Workshop on Indonesia-India

Written By admin on Rabu, 28 September 2016 | 19.49


JAKARTA, DemokrasiNews.com - Wakil Walikota Bekasi, H. Ahmad Syaikhu memaparkan penerapan Bekasi Smart City didepan forum Workshop on Indonesia-India dalam konteks Smart City Cooperation, Rabu, (28/9) di Ruang Pertemuan Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Ahmad Syaikhu diundang Kemeterian Luar Negeri, Dirjen Asia Tengah dan Selatan untuk memaparkan konsep dan impelementasi yang tengah dilakukan guna mendukung Smart City atau Kota Cerdas.

Saat itu, Ahmad Syaikhu didampingi Presiden Kota Bekasi Smart City, Ir. Koswara yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Kota, Kota Bekasi.

Dalam sesi kedua paparan smart city kali ini, selain Wawali Ahmad Syaikhu, Walikota Bogor, Bima Arya dan Waikota Jambi, Syarif Fasha juga hadir menjelaskan konsep smart city. Satu lagi paparan dari Ketua Smart City DKI Jakarta, Setiaji.

Dan keempat kota ini sepakat Smart city yang tengah booming menjadi upaya pemerintah daerah melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat berbasis IT dan tetap menjaga keluhuran budaya daerah masing-masing. Mereka memaparkan didepan pihak Kemenlu RI dan New Delhi Municipal Council (NDMC) smart city.

Wawali Ahmad Syaikhu lalu menjelaskan empat hal terkait penerapan Bekasi Smart City dari sektor penyelesaian masalah transportasi, sektor energi, lingkungan dan pelayanan publik.

"Pemkot Bekasi terus konsen terhadap penerapan smart city dengan melibatkan seluruh elemen baik masyarakat, pelajar, pengusaha, dan akademisi untuk membangun Kotanya. Empat hal ini kita bangun bersama," kata Wawali Ahmad Syaikhu.

Lanjut dia, masing-masing persoalan ini telah dipetakan dan dilakukan program untuk menyelesaikannya, bahkan dibentuk command center untuk memonitor aktifitas guna mendukung smart city.


Kota Bekasi sendiri membangun fasilitas serupa command center dengan nama POC (Patriot Operation Center). Ruang khusus ini dilengkapi fasilitas IT guna memonitor geliat masyarakat terkait permasalahan kemacetan, keluhan masyarakat melalui media sosial dan laporan lainnya. Sumber pengembagan POC dilakukan pihak Telkom dan akademisi ahli dari ITB.

"Laporan di POC diketahui Walikota dan dilanjutkan pelaksanaan di tiap SKPD terkait. Melalui gadget beliau juga bisa memonitor," tambahnya.

Menurutnya, program pelayanan dan pengintegrasian aplikasi data di SKPD juga terus diperbaiki. Dan perbaikan itu juga seiring dengan langkah yang ditempuh Pemkot Bekasi terus melakukan penguatan infrastruktur jaringan, dan sumber daya manusia (SDM) warga Kota Bekasi dan aparatur.

Disampaikan juga susunan Bekasi Smart City, sebagai steering committee yakni Walikota Bekasi, Wakil Walikota Bekasi, dan Sekretatis Daerah. Sedangkan tataran operasional oleh presiden Bekasi Smart City dibantu jajaran SKPD.

Ia menambahkan dari regulasi penerapan Bekasi Smart City menggandeng auditor pemerintah agar pelaksanaannya sesuai koridor hukum.

Guna mendukung smart city kata dia, butuh dana yang tidak sedikit, maka Pemkot Bekasi membuka kesempatan bagi berbagai pihak dalam kerjasama, baik pihak pemerintah daerah lainnya maupun keikutsertaan pengusaha.

"Dana APBD terbatas dan harapan kita berasama Bekasi Smart City dapat terus berkembang, didukung peran aktif masyarakat dan stake holder lainnya, pengusaha dalam kerjasama dan akademisi melalui sumbangsih pemikiran," pungkas Wawali Ahmad Syaikhu.  (goeng/mantar)
19.49 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Menghadiri Grand Opening Gedung PT. DENKI Engineering


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - PT Denki Engineering, hari ini, Rabu (28/9) melakukan seremonial Grand Opening kantor barunya di Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Peresmian kantor tiga lantai itu dihadiri jajaran Komisaris dan Direksi PT Denki Engineering serta Technical Advisor. Waktu peresmian yang dilakukan pada pukul 10.00 WIB, Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi ikut serta dalam Grand Opening gedung tersebut.

Perusahaan tersebut bergerak dibidang usaha jasa konstruksi electrical dan mechanical, President Director PT Denki Engineering, Umar Hamdan mengatakan, peresmian kantor yang dibangun dengan investasi sebesar Rp.30 milliar itu sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan dari sejak pembangunan dimulai pada awal Oktober 2015 lalu.

“Grand Opening kantor baru ini sesuai dengan waktu yang kami rencanakan, yakni delapan bulan setelah pembangunan dimulai,” ucap Umar.


Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2007 ini, sudah memiliki sekitar 100 lebih karyawan berbagai bidang, mulai dari tenaga ahli listrik, mechanical, sampai staf administrasi. Dengan adanya kantor baru yang cukup besar ini, pihaknya berencana merekrut karyawan hingga dua kali lipat dari jumlah yang sebelumnya.

Walikota Bekasi dalam sambutannya mengucapkan, selamat bergabung dengan menanamkan investasi di Kota Bekasi, banyak para investor yang ingin menanamkan modalnya dengan payung hukum yang kuat, dalam penyampaiannya Walikota juga menyinggung masalah UMK yang ada di Kota Bekasi, setelah Karawang, Kota Bekasi terbesar kedua di Jabar mengenai UMK untuk para pekerja di Kota Bekasi.  (Ndoet/Sumakdin.S)
18.49 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Buka Sosialisasi Data Base Rutilahu dan Kotaku


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi membuka acara Sosialisasi Database Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang direncanakan oleh Dinas Pembangunan dan Pemukiman Kota Bekasi pada hari Rabu (28/09) di Hotel Merbabu, acara di hadiri oleh para Camat dan Lurah Se Kota Bekasi dan termasuk Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan maupun Kelurahan.

Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang tersebar di 56 Kelurahan berjumlah sebanyak 2.750 unit, program strategis dari Pemerintah Kota dengan penataan Rutilahu yakni Pendanaan Provinsi 156 unit untuk 2 Kelurahan yakni Kelurahan Jatimakmur dan Kelurahan Jatiasih yang dilaksanakan melalui 2 tahap, selanjutnya pendanaan APBD Tahun 2016 sebanyak 182 unit dari Disbangkim, Pendanaan Tahunn 2017 ditargetkan sebanyak 200 unit.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman, Imas menyatakan, Pemukiman kumuh masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota, masih menjadi permasalahan, maka diperlukan kolaborasi beberapa pihak antara pemerintah pusat sampai Kelurahan diharapkan memberikan dampak positif dalam pencapaian Kota Layak Huni.


Walikota Bekasi, berpendapat upaya menciptakan Kota Tanpa Kumuh melalui program pembangunan terpadu diantaranya program rencana pembangunan kawasan pemukiman prioritas (RPKPP), program tersebut sudah berjalan dari tahun 2011, termasuk penanganan jalan dan drainase, penanganan rutilahu, penanganan sanitasi dan sampah, penyediaan sarana dan prasarana pelayanan publik, penyediaan akses air bersih dan ruang terbuka hijau serta penyediaan penataan jalan lingkungan.

Di tahun 2016 ini, program Rutilahu sudah mencapai 182 unit di pelosok Kelurahan, dan target digelar acara ini Memperbaiki kesejahteraan warga miskin agar menjadi hunian yang layak dan sehat, serta dapat menyediakan data jumlah rutilahu sekota bekasi.  (Ndoet/Sumakdin.S)
18.28 | 0 komentar | Read More

Wakil Walikota Bekasi: Siswa/i SMAN 12 Kranji, Tingkatkan Semangat Belajar dan Organisasi


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Wakil Walikota Bekasi, H. Ahmad Syaikhu memotivasi ratusan pelajar SMAN 12 Kota Bekasi disela kegiatan mereka mengaji Quran sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, Rabu, (28/9).

Menurutnya, generasi muda membawa harapan negeri ke arah yang lebih baik. Dan ia optimis itu bisa dilakukan, asal muncul semangat dan etos kerja dalam diri masing-masing siswa untuk serius mengenyam pendidikan sekarang. Ini kata dia menjadi bekal mereka nanti meraih kesuksesan.

"Untuk memperbaiki tatanan ini kuncinya dari semangat diri sendiri. Insya Allah bisa merubah peradaban kedepan," kata Wawali Ahmad Syaikhu.

Lebih lanjut ucapnya, Kota Bekasi kaya akan potensi sumber daya manusia ketimbang sumber daya alamnya. Dan pengembangan kemampuan SDM salah satunya melalui media pembelajaran di sekolah.

Ia pun sangat mengapresiasi budaya di SMAN 12 menerapkan membaca Al Quran bagi pelajar muslim sebelum memulai pembelajaran. Dan ini menunjukan memuliakan Al Quran sejak usia sekolah selain menjadi nilai ibadah tentunya.

"Dengan upaya kita menanamkan nilai positif kepada anak didik dan menghindarkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan kekerasan lainnya. Kalau terjerumus kedalam hal negatif tidak bisa merubah tatanan menjadi lebih baik," kata Wawali Ahmad Syaikhu.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 37 siswa SMA mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Dan ia menilai dengan aktif di organisasi dan belajar menjadi pemimpin niscaya menjadi pemimpin besar yang berperan membawa masyarakat menjadi lebih baik.

"Mulai dari OSIS, BEM aktif berorganisasi harapan kita anak-anak ini menjadi pemimpin di masa depan kelak," harap Wawali Ahmad Syaikhu.

Sementara itu, Kepala SMAN 12, Ibu Nani mengatakan, disekolah yang dipimpinnya diberlakukan dua kurikulum, yakni 2006 dan 2013. Untuk siswa baru dengan kurikulum 2013.

Berberapa hal didalam kurikulum baru dikatakannya untuk meningkatkan karakter siswi dan mutu pendidikan. Dan kata dia, searah dengan kebijakan Pemerintah pusat dalam sistem pendidikan nasional untuk memasukan program literasi dilakukan sebelum jam pelajaran dimulai.

"Mereka datang lebih pagi sebab kegiatan mengaji digelar sebelum belajar mata pelajaran. Akhirnya mereka pun semakin disiplin dan pembelajarannya semakin baik," kata Ibu Nani.  (goeng/mantar)
17.39 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Tinjau Kebakaran Gedung BPPT

Written By admin on Selasa, 27 September 2016 | 18.33


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Dapat Laporan adanya Kebakaran, Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi tinjau langsung ke Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bekasi di Jalan Juanda Gedung Papak, Kecamatan Bekasi Timur, pada hari Selasa (27/09). Kebakaran terjadi di komplek perkantoran gedung papak Pemkot Bekasi, dimulai jam 07.00 WIB.

Menurut saksi mata, penyebab kebakaran tersebut masih diduga dari korseleting listrik dan awal terjadinya kebakaran terlihat pada bagian belakang gedung kantor BPPT yang berhubungan pada area parkiran motor.

Walikota menuturkan akan segera dibuatkan laporan ke Polres Metro Bekasi, yang akan di proses penyebabnya. Selain itu, Walikota meninjau kolom struktur bangunan yang terpenting dan melihat pondasi tidak roboh.

Dilokasi Walikota Bekasi sempat dibuat kesal, lantaran kerja Dinas Kebakaran dinilai lambat, yang seharusnya kalau sudah ada tragedi kebakaran seperti ini, alat alat untuk menyemprotkan air harus sudah siap sedia, tidak hanya itu, Walikota juga menegaskan kalau api sudah padam, ada anggota yang naik untuk menelusuri api yang masih menyala.

Setelah meninjau, Walikota akan mengumpulkan SKPD terkait dan pihak Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti kebakaran tersebut.  (Ndoet/Sumakdin.S)

18.33 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Lantik Kepengurusan Karang Taruna Kota Bekasi Periode 2016 - 2021

Written By admin on Senin, 26 September 2016 | 18.05


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi melantik kepengurusan Karang Taruna Kota Bekasi Periode Tahun 2016 - 2021 pada hari Senin (26/09) di Pendopo Walikota Bekasi. Turut hadir Jumhana Luthfi sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Bekasi.

Ketua terpilih Karang Taruna Kota Bekasi periode 2016 - 2021 yakni Ismail Hasim beserta pengurus lainnya dilantik dan diresmikan menjadi kepengurusan, Upaya dalam ikut serta membangun dan memajukan visi Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan, akan dimajukan ke program Karang Taruna dalam rapat kerja mendatang.

Ismail Hasim mengatakan, “Karang Taruna akan bisa berkiprah dan akan beraktivitas dalam pengabdian sosial masyarakat dibidang bidang yang sinergitas di Pemerintahan Kota Bekasi, salah satunya program andalan yang akan ikut partisipasi dalam meraih Piala Adipura mendatang yakni pengelolaan Bank Sampah yang berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan Kota Bekasi, akan mencuat di setiap Kelurahan yang ada, pemberian ikon tempat sampah organik menjadi satu bukti bahwa Karang Taruna serius dalam programnya.”

Selanjutnya Ketua Karang Taruna Kota Bekasi terpilih memamerkan salah satu tim Karang Taruna Kelurahan yang berkembang diantaranya dari Kelurahan Margahayu yang akan mengikuti lomba kinerja di Negeri Singapore minggu depan.


Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi dalam sambutannya menguatkan statment Ketua Karang Taruna agar membentuk tim mengenai kinerja pengelolaan Bank Sampah, keterkaitan mengenai jiwa sosial yang dimiliki Pengurus Karang Taruna harus tumbuh dan berkembang memajukan Visi Kota Bekasi, begitu juga dalam hal lain agar tetap berkoordinasi.

Pelantikan pada hari ini di Kota Bekasi, berdampingan dengan Hari Lahir Karang Taruna Indonesia ke 56.  (Ndoet/Sumakdin.S)
18.05 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Saksikan Pertandingan Sepak Bola Antara Sulsel Lawan Sumsel di Stadion Patriot Candrabhaga


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi saksikan cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX Jabar 2016, antara Sulawesi Selatan melawan Sumatra Selatan yang merupakan laga semifinal di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (26/09).

Sulawesi Selatan mengkandaskan Sumatera Selatan dengan skor akhir 2-0, gol kemenangan Sulawesi Selatan diborong oleh kapten tim, Adi Setiawan di menit ke-57 dan 59.

Sejak pluit babak pertama dimulai, Sumatera Selatan tampil menyerang, bahkan anak asuh Rudi William Keltjes tersebut menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama. Namun, sejumlah peluang emas gagal dikonversikan menjadi gol.

Sulawesi Selatan tak mau kalah. Tim besutan Syamsuddin Umar berhasil menciptakan sejumlah peluang emas melalui striker Timnas Indonesia U-19, Asnawai Mangkualam Bahar. Namun, peluang-peluang itu gagal dikonversikan menjadi gol. Hingga babak pertama usai, skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Sumatera Selatan yang menargetkan medali emas terus menekan pertahanan Sulawesi Selatan. Rupanya, barisan pertahanan Adi Setiawan dan kawan-kawan cukup kokoh untuk dijebol tim Sumatera Selatan.

Terus ditekan, justru Sulawesi Selatan mampu mencuri gol lebih dahulu. Tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan lawan, berhasil dimanfaatkan oleh kapten tim Adi Setiawan dengan sundulan kepalanya. Bola tak dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Sumatera Selatan yang kali ini dikawal oleh Jupriyanto. Sebelumnya gawang dijaga oleh Teja Paku Alam, akibat cidera pada jari tangannya, penjaga gawang andalan Sumatera Selatan itu tidak dapat diturunkan. Dan Skor pun berubah menjadi 0-1 keunggulan untuk Sulawesi Selatan.

Gol pertama itu menjadi motivasi tersendiri bagi anak anak Sulawesi Selatan dan membuyarkan konsentrasi Tim Sumatera Selatan. Walhasil, dua menit berselang, pemain belakang Sumetera Selatan melakukan pelanggaran keras di depan kotak pinalti. Kesempatan itu tidak disia siakan oleh Sulawesi Selatan. Kembali, Adi Setiawan yang menjadi algojo, dan sukses menjebol gawang Sumatera Selatan. Bola mengalir deras ke sisi kiri gawang, sehingga memaksa Jupriyanto kembali memungut bola dari jala gawangnya. Skor berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan Sulawesi Selatan.

Pelatih Sumatera Selatan, Rudi William Keltjes, mengatakan, gol pertama Sulawesi Selatan membuat konsentrasi anak asuhnya buyar. Itu terbukti dari jarak gol pertama dan kedua yang berselang hanya dua menit.

"Secara permainan, kami menguasai. Tapi ini sepak bola, yang dicari bukan permainan cantik, tapi kemenangan, Sulawesi Selatan cukup beruntung," kata dia.

Dari kekalahan ini, kata dia, peluang untuk merebut medali emas pupus. Ia mengaku tak memikirkan pertandingan terakhir melawan Papua yang kalah dari Jawa Barat 1-3 guna merebut medali perunggu.

"Tak ada strategi apa-apa melawan Papua, karena target saya di PON adalah emas," kata dia.

Pelatih Sulawesi Selatan, Syamsuddin Umar, mengungkapkan kunci sukses menaklukkan Sumatera Selatan. Menurut dia, kemenangan itu berkat anak asuhnya yang berani bermain di lini tengah guna mengimbangi permainan Sumatera Selatan.

"Kekuatan Sumsel berada disayap dan umpan-umpan pendek. Guna mengimbanginya, kami ajak mereka bermain di tengah. Rupanya ini berhasil," ujar dia.

Usai menyaksikan pertandingan, Walikota Bekasi menyempatkan memberikan salam hangat kepada atlet yang tengah berjuang dalam ajang PON dan berterima kasih kepada kedua Provinsi yang telah merasakan megahnya Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.  (Ndoet/tnc/Sumakdin.S)
17.52 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Tinjau Lokasi Banjir Perumahan Bumi Bekasi Baru Rawalumbu Utara dan Sungai Samping Unisma


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi setelah mendapatkan hasil laporan foto banjir dari wilayah wilayah Kota Bekasi, Walikota langsung tinjau di salah satu lokasi banjir di Perumahan Bumi Bekasi Baru Rawalumbu Utara dan memantau Aliran Sungai di samping Unisma, Kecamatan Rawalumbu, bersama Anggota DPRD Kota Bekasi F- Demokrat, Haeri Parani, SH, MH dan Kepala Dinas Binamarga, Tri adhianto, pada hari Senin (26/9).

Banjir yang dialami selama 2 hari, yang membuat beberapa titik lokasi menjadi aduan dari Media Sosial, membuat Walikota memantau salah satu perumahan di Kecamatan Rawalumbu, para warga yang sudah menunggu kedatangan Walikota bersama Jajaran Dinas Binamarga.

Walikota juga menanyakan kepada salah satu warga Perumahan Bumi Bekasi Baru Rawalumbu Utara yang sedang mengeringkan sofa karena banjir, di perumahan tersebut warga mengalami banjir 4 kali dalam setahun.


Jajaran Dinas Binamarga dan Tata Air melakukan pantauan yang menyebabkan titik banjir tersebut, Walikota menegaskan, saat berada di jembatan penghubung pinggir Tol Bekasi Timur yang kebetulan bersebrangan dengan perumahan tersebut.

"Dari perumahan Kirana hingga ujung pernumahan Bumi Bekasi Baru diukur dan buat perencanaan mengenai Tandon Air yang akan menampung air, sungai yang mengaliri dari perumahan agar segera di rapihkan agar mengurangi daya banjir," ujar Walikota.

“Rencananya, sementara waktu area SDN sepanjang jaya 10 yang akan di jadikan Tandon Air sementara, terlihat masih ada lahan kosong yang sebelumnya direncanakan akan di buat Puskesmas,” kata Camat Rawalumbu, Lukmanul Hakim.

Peninjauan berlanjut ke Aliran sungai samping UNISMA yang mengitari area perumahan tersebut, Walikota juga mengarahkan agar di pertengahan aliran sungai yang ada tembok penghalang agar segera di perbaharui, karena pada saat banjir, air mengalir ke arah perumahan tersebut jika sudah deras, akan membuat arus air balik kembali dan tidak berjalan.  (Ndoet/Sumakdin.S)
17.24 | 0 komentar | Read More

Kota Bekasi Optimis Raih Adipura 2017

Written By admin on Jumat, 23 September 2016 | 16.07


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com – Peraihan Adipura tahun 2016-2017 Kota Bekasi segera menghadapi penilaian P1 pada Oktober 2016. Untuk mencapai target penilaian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengumpulkan seluruh elemen masyarakat, serta Kepala SKPD, Lurah, hingga Ketua Kadin Kota Bekasi pada hari Senin (22/09) di Balai Patriot.

Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi menegaskan, bahwa perolehan piala adipura yang diharapkan Kota Bekasi, dimulai dari bentuk perubahan budaya masyarakat terhadap kepedulian lingkungannya. Pasalnya, persoalan untuk pencapaian piala Adipura itu sudah mulai berangsur membaik, yang terlihat pada capaian poin 70, 5 di penilaian Adipura 2015-2016 kemarin.

“Alhamdulillah, optimisme kita untuk meraih Piala Adipura dapat dilihat dari poin-poin penilaian di tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2014-2015, kita tahu, bahwa Kota Bekasi hanya mendapat penilaian 64 poin, yang jauh dari standar penilaian. Tahun 2015-2016 kemarin kita mendapat sertifikat Adipura dengan perolehan poin 70,5 poin,” ujar Walikota di sela sambutannya dalam rangka evaluasi Adipura Kota Bekasi 2016, di Balai Patriot Pemkot Bekasi, Senin (26/9).

Menurutnya, Kota Bekasi bisa mendapat Adipura pada tahun mendatang dari aspek lingkungan yang asri, diantaranya pengelolaan limbah sampah di pemukiman warga, kebersihan terminal, pengelolaan limbah Rumah Sakit, dan Pasar Tradisional yang dimiliki Kota Bekasi.

“Pastinya, keberhasilan untuk mencapai piala Adipura itu dilihat dari indikator persoalan sampahnya. Saat ini Kota Bekasi sudah memiliki puluhan truck pengangkut sampah, cuma memang kita kekurangan lahan untuk pembuangannya, kita tahu bahwa setiap hari lebih kurang ada 1700 ton sampah dari masyarakat Kota Bekasi yang di hasilkan, sedangkan lahan kita terbatas,” ungkap Rahmat Effendi.

Ia berpesan, kepada masyarakat Kota Bekasi agar dapat memanfaatkan limbah-limbah sampah di lingkungannya untuk di composting ulang. Hal itu diyakininya, dapat bermanfaat bagi warga dan membantu pengurangan sampah yang di buang ke TPA Sumur Batu milik Kota Bekasi.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi, Sopandi Budiman menambahkan, jika ingin meraih piala Adipura dan melewati tahapan penialan P1 di bulan Oktober, Kota Bekasi harus mencapai 73 poin.

“Penialaian Adipura Kota Bekasi akan memasuki penialaian P1 pada Oktober mendatang, dan P2 pada bulan Maret 2017 dengan raihan penilaian 75 poin. Bobot penialaian itu dilihat dari indikator pengelolaan sampah, penghijauannya, sarana umumnya, dan pasar,” kata Sopandi.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan Kota Bekasi, M. Ridwan, bahwa rancangan Pemkot dalam mencapai target penilaian P1 ini dilihat dari data base yang dimiliki oleh beberapa SKPD, sebagai leading sector dari perolehan piala Adipura, yakni Dinas Kebersihan dan BPLH Kota Bekasi.

“Dari data base yang ada itu kita gunakan untuk pencapain kita terhadap proses yang baik, untuk meraih piala Adipura yang bermartabat. P1 itu harus mencapai 73 poin. Sedangkan P2 nya itu, istilahnya menurut saya, seperti menginjak bumi, yaitu leading sector yang bergerak bersama-sama dengan SKPD lainnya, juga masyarakat,” tukas Ridwan usai rapat evaluasi.

Menurutnya, rapat evaluasi ini untuk melihat kesiapan masyarakat dalam membantu Pemkot mencapai perolehan piala Adipura, “Masyarakat kita sudah bergerak, walau belum keseluruhannya. Oleh itu rapat ini kita undang semua, dari SKPD, Lurah, Camat, Tokoh Masyarakat, LPM, Karang Taruna hingga Pemudanya, untuk bergerak bersama Pemkot meraih Piala Adipura ini, agar bermartabat yang dimaksud itu,” pungkasnya. (Ndoet/alfi/Sumakdin.S)
16.07 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Mengunjungi Rumah Warga Yang Masuk Program Rutilahu


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Setelah usai melakukan pantauan di SDN Sumur Batu 1, pada hari Kamis (22/09) di Kelurahan Sumur Batu, RT 001 RW 004, Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi menelusuri ajakan warga untuk melihat keadaan warga yang kurang mampu.

Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Kantor Pemberdayaan Masyarakat (Kapermas) dan Dinas Sosial untuk warga yang tidak mampu dan berpenghasilan minim dan terlihat rumahnya hanya masih bilik bambu.

Pemilik rumah yang sering dipanggil Emak Rainah tinggal bersama anak perempuannya sedang duduk di depan rumahnya, sekaligus menunggu hadirnya Walikota yang akan melihat rumahnya.

Sebelumnya, depan rumah emak Rainah ini, sudah terbangun rumah dari program Rutilahu, kemudian warga juga melaporkan bahwa rumah milik Emak Rainah juga dipinta harus dibantu dibangun dengan program Rutilahu, karena benar benar sudah tidak layak huni.


Walikota, menegaskan untuk segera dibangun, karena melihat kondisi rumah, benar benar sudah tidak layak, sebelumnya rumah emak rainah tersebut mendapatkan program rutilahu belum lama ini, dengan kebijakan Walikota dan intruksi kepada Asda 2 dan Kepala Dinas Pembangunan dan Pemukiman untuk segera mengukur dan memproses.

Walikota juga memberikan uang stimulan untuk membantu percepatan proses pembangunan tersebut.  (Ndoet/Sumakdin.S)
08.34 | 0 komentar | Read More

PEMERINTAH KOTA BEKASI KIRIM TIM PENANGGULANGAN BENCANA KE GARUT


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Asisten Pemerintahan Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih melepas Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana (PB) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menuju Garut di Plaza Kantor Walikota Bekasi, Kamis (22/9) siang ini.

Dalam apel pelepasan, Ahmad Zarkasih mengatakan, “Bahwa Satgas PB ini di kirim dalam rangka bentuk simpati dan peduli dari Pemerintah Kota Bekasi terhadap musibah banjir bandang yang terjadi di Garut.”

Selain itu tambahnya, “Tugas yang akan dilakukan Satgas PB ini diantaranya adalah membantu pencarian orang yang hilang terbawa arus, membantu dapur umum dan membantu posko kesehatan.”

Beliau juga berpesan agar Satgas PB juga tetap menjaga keselamatan diri, menjaga kekompakan tim, karena membawa nama Pemkot Bekasi, selain itu juga bantuan Pemkot Bekasi yang lainnya akan menyusul.

Tidak hanya itu tambahnya, “BPBD Kota Bekasi juga tetap siap siaga untuk mengantisipasi banjir di wilayah Kota Bekasi, mengingat intensitas hujan akhir-akhir ini meningkatkan.”


Kepala BPBD Kota Bekasi saat ditemui seusai pelepasan Satgas PB mengatakan, ”Bahwa petugas yang dikirim  sebanyak 15 orang terdiri atas 5 orang team SAR, Ketua dan Wakil Satgas, 2 orang petugas kesehatan, 2 orang Pusdalops, 4 orang membantu dapur umum.”

Satgas PB tambahnya, ”Juga membawa perahu 2 unit dan alat pendukung lainnya seperti pacul, sarung tangan, sarung pembungkus mayat, serta beberapa logistik untuk persediaan Satgas diperjalanan.”

Satgas PB ini bertugas selama lima hari untuk membantu musibah banjir bandang yang terjadi di Garut.  (gie/mantar)
08.21 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Sidak Pembangunan Sekolah SDN Sumur Batu 1


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Saat usai memantau Sekolah Alam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi melihat proses pembangunan Sekolah Dasar Negeri Sumur Batu 1 pada hari Kamis (22/09). Bersama Kepala Dinas Pembangunan dan Pemukiman, DR. Dadang Ginanjar dan Asisten Daerah 2, Kariman untuk memantau proses tersebut.

Proses pembangunan baru mencapai 30%, dan saat melihat bangunan tepat di samping Sekolah, Walikota bersama jajaran melihat lapangan sepak bola yang luas, dan memang masih dipakai, akan tetapi Walikota mempunyai gagasan untuk menjadikan Lapangan tersebut menjadi Stadion Mini Kecamatan Bantargebang, sesuai rencana Walikota yang ingin di setiap Kecamatan di Kota Bekasi mempunyai Stadion Mini.

Instruksi Walikota kepada Asda II Untuk mengemas secara rapi prosesnya, dan membuat keputusan yang diserahkan kepada Walikota untuk menetapkan lahan tersebut sebagai Stadion Mini Kecamatan Bantargebang.


Rencana Stadion Mini yang akan di miliki setiap Kecamatan di Kota Bekasi, kini sudah ada dan sedang dalam proses, yakni Kecamatan Pondok Gede yang ada di samping Kantor Camat, Kecamatan Mustika Jaya yang berada di depan persis Kantor Camat, sedang dalam proses pembebasan lahan, ketiga Kecamatan Bekasi Timur berada di Lapangan Multiguna samping Kantor Pos Kelurahan Margahayu, ke empat Kecamatan Bantargebang yang baru saja ditemukan untuk lahan Stadion Mininya yaitu di samping SDN Sumur Batu 1.  (Ndoet/Sumakdin.S)
06.27 | 0 komentar | Read More

Walikota Bekasi Intruksikan Kepada Disbangkim, Kelola Pembangunan Sekolah Alam di Area TPA Sumur Batu


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi lihat area Sekolah Alam Tunas Mulia di Bantar Gebang, Kelurahan Sumur Batu pada hari Kamis (22/09) bersama Dinas Pembangunan dan Pemukiman, Dadang Ginanjar dan beberapa Anggota Dewan DPRD Kota Bekasi, hal ini merupakan tindak lanjut perencanaan pengelolaan agar sekolah alam tersebut bisa bagus dan rapi.

Sekolah yang berdiri sudah lama dan dikhususkan kepada para anak anak dari pemulung dan yang bertempat tinggal di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, ini suatu gagasan menarik yang bisa menampung para anak anak yang putus sekolah agar tetap melanjutkan pendidikannya.

Area tersebut didalamnya terdapat pendopo yang digunakan untuk sarana belajar, sengaja tidak menggunakan kursi dan meja, jadi pelajar hanya "deprok" dengan menggunakan kaos bebas dan tidak diwajibkan memakai sepatu, tidak seperti Sekolah lain pada umumnya, akan tetapi mengenai kelulusan sistem di Sekolah alam memakai sistem Ujian Paket A dan Paket B.


Walikota menanggapi, meskipun sekolah dengan seadanya dan bebas, akan tetapi tetap saja Dinas Pendidikan harus mengetahui, agar sarana dan prasana serta fasilitas tetap ada, Walikota mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pembangunan dan Pemukiman agar di kelola rangkaian pembangunan, agar terlihat bagus dan lebih modern Sekolah Alam ini.

Tidak hanya sekolah, di area tersebut juga terdapat Usaha mandiri dengan warganya yakni bibit unggul Lele, dan hasil akhirnya ialah pengolahan Abon Lele, lalu para peran serta wanitanya juga ada yaitu kursus menjahit dan lainnya yang tergabung dalam komunitas pengrajin.  (Ndoet/Sumakdin.S)

06.12 | 0 komentar | Read More
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS