DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

TERKAIT PEMBANGUNAN WADUK PAYA SIKAMEH, PEMILIK LAHAN SAWAH TEMUI KETUA KOMISI A DPRK

Written By admin on Kamis, 07 April 2016 | 19.32


KAB. BIREUEN (Aceh), DemokrasiNews.com - Budiah Ali atau yang akrap disapa Pomeuren kembali mendatangi kantor DPRK Bireuen yang mewakili masyarakat yang terkenak penggerukan sawah untuk pembangunan waduk paya sikameh. Rabu (6/4/2016).

Pomeuren menanyakan tentang sengketa lahan sawah miliknya yang kini lahan sawahnya telah dijadikan waduk namun tidak ada pembebasan lahan, sudah pernah dia ajukan laporan ke Komisi A namun belum ada tanggapan.

Pada saat pertemuan tersebut Pomeuren menyebutkan, sejauh mana tanggapan laporan saya yang pernah saya ajukan kemaren, apakah sudah di panggil pihak yang bersangkutan yaitu dinas-dinas terkait tentang pembangunan waduk tersebut.

“Karena kami masyarakat sudah sangat lama menunggu, sudah bertahun-tahun belum ada kepastian kalau misalkan itu lahan milik Pemda berarti surat saya ini dibatalkan saja walaupun surat kepemilikan tanah saya sudah dari tahun 1956 dan segel Burung Garuda,” tegas Pomeuren pada saat memberikan pertanyaannya.

Ketua Komisi A, Fadhli S.Pd mengatakan, “Kami beberapa hari yang lalu, kami sudah memanggil semua pihak-pihak terkait yaitu sekcam Peudada, dinas Perairan dan kabag Hukum untuk mempertanyakan tentang pembangunan waduk tersebut, namun belum ada keputusan.”

Lanjutnya, “Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil semua pemilik tanah yang digarap dalam lokasi pembangunan waduk dan juga kami akan memanggil pihak dari Pemda yaitu dinas-dinas terkait untuk membenarkan masalah pembangunan waduk, supaya tidak terjadi pertumpahan darah di kemudian hari,” ujarnya Fadhli.

“Dan kita juga memanggil tokoh-tokoh masyarakat desa yang terkenak pembangunan waduk yaitu desa Jaba dan Tanjong Seulamat,” tambahnya lagi.

“Saya berharap kepada pemilik tanah supaya bisa bersabar, insyaallah kita dari DPRK Bireuen siap untuk membatu masyarakat karena kami ini adalah Wakil Rakyat,” jelas Fadhli.  (faz)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS