KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Banjir yang terjadi di Kecamatan Rawa lumbu, memakan korban jiwa. Berawal sekitar pukul 20.00 WIB telah ditemukannya oleh warga, mayat seorang anak laki-laki belum di ketahui identitasnya, yang berumur kurang lebih 15 tahun, yang tewas diduga tersengat aliran listrik dijalanan yang tergenang air di Taman Narogong Indah RW 30, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa lumbu, pada Minggu (08/05) malam.
Kronologis kejadian adalah pada saat seorang anggota RAPI, Agung Peribawa Sakti (35), Ketika sedang memantau genangan air, mendapat informasi dari warga bahwa ada anak yang tersengat aliran listrik di tiang Penerangan Jalan Umum (PJU). Kemudian saksi langsung menghubungi Polisi dan petugas PLN rayon Bantar Gebang.
Menurut keterangan seorang warga, Ainsyam (40), korban disaat hujan deras tengah melintas, tiba-tiba terjatuh dan mengelepar, warga tidak ada yang berani mendekati lokasi kejadian. "Saya langsung menghubungi pihak kepolisian," Ujarnya.
Tidak berapa lama petugas Kepolisian selanjutnya mendatangi lokasi kejadian berangkat bersama petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas PLN memadamkan aliran listrik dari Gardu, setelah aliran padam, saksi dengan dibantu petugas, mendekati lokasi dimana korban tergeletak dengan posisi tertelungkup dan sepeda menempel pada tiang PJU.
Dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat tersengat aliran listrik, selajutnya korban di bawa ke RSUD Bekasi untuk di lakukan Visum.
Korban yang belum diketahui identitasnya, perkiraan sementara korban berumur sekitar 15 tahun. Dengan ciri-ciri antara lain rambut lurus, badan kurus dengan kulit agak hitam. Saat kejadian korban mengenakan kemeja bermotif hitam dan hijau, celana bahan warna hitam serta hanya memakai sendal jepit berwarna hijau.
Barang bukti yang diamankan pihak berwajib adalah Sepeda gunung warna hitam dan dengan sebagai saksi yang untuk dimintai keterangan adalah Agung Peribawa Sakti yang beralamat di Jalan Pulau Singkep 2 Perumnas III, Aren jaya, Bekasi Timur.
Berita ini sekaligus sebagai himbauan untuk yang merasa keluarga korban, untuk dapat menghubungi Polresta Bekasi Kota. (A. Zarkasih)











0 komentar:
Posting Komentar