KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Pemerintah Kota Bekasi menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016 di Alun-Alun Kota Bekasi, Senin, (2/5).
Ratusan peserta upacara dari Unsur Mupida, Para Kepala SKPD, para guru Kota Bekasi, pelajar, pegawai SKPD Pemkot Bekasi, prajurit TNI dan petugas kepolisian.
Kegiatan tahunan ini diawali dengan penampilan drum band dari SMP 12 Kota Bekasi dilanjutkan dengan penampilan aktraktif Polisi Cilik Kota Bekasi. Kemudian Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kota Bekasi dan pembacaan Teks Pancasila dan UUD 1945.
Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anis Baswedan, dihadapan para peserta upacara dan mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional.
Tema yang diangkat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional ini yakni, "Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita". Mengenyam pendidikan menjadi hal penting yang dibutuhkan anak bangsa untuk meraih cita-cita.
"Pendidikan menjadi pelita atau cahaya bagi anak-anak bangsa untuk mendorong kemajuan dan karakter dalam mempersiapkan anak di masa yang akan datang," ungkap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.
Saat ditemui usai Upacara, Rahmat Effendi juga mengatakan, “Salah satu persoalan yang tengah dihadapi dunia pendidikan di Indonesia masih adanya siswa putus sekolah. Data melalui Disdik Kota Bekasi menyebutkan anak putus sekolah Kota Bekasi masih relatif kecil yakni 1,1 persen dari jumlah penduduk 2,3 juta jiwa.”
"Siswa harus kita ajak bergerak ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudaranya yang belum mengenyam pendidikan," tukasnya.
Dunia pendidikanpun tidak lepas dari peran para guru pengajar dan tenaga kependidikan. Menurut Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, momen penting ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Kota Bekasi.
"Para guru pun agar meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam mengajar anak peserta didik. Pemerintah juga berkomitmen agar para guru PNS dan guru Honor bertambah kesejahteraanya. Seperti guru honor kontrak nantinya bisa setara dengan Upah Minimum Kota (UMK) pada 2017," ungkap Rahmat Effendi. (goeng/A. Zarkasih)












0 komentar:
Posting Komentar