KAB. BIREUEN (Aceh), DemokrasiNews.com – Pernyataan Darwis Jeunib yang menyatakan bahwa penolakan yang dilakukan oleh Anggota KPA dan PA Wilayah Bate Iliek. Terhadap pencalonan H. Ruslan M Daud sebagai calon Bupati Bireuen yang kedua kalinya adalah kesalah fahaman dan sudah diselesaikan, pernyataan tersebut dibantah keras oleh Nek Tu yang merupakan salah seorang mantan kombatan GAM Wilayah Bate Iliek.
Kepada media, Jum’at (27/5/2016), Nek Tu mengatakan bahwa, pernyataan bang Darwis, panggilan akrap Darwis Jeunib, sangat bertolak belakang dengan fakta sebenarnya dilapangan," ujar Nek Tu.
"Kami GAM / KPA Bansigom Batee iliek sudah komit mendukung H. Khalili. SH untuk menjadi Bupati Bireuen pada periode 2017-2022," Katanya.
"Apa yang dikatakan oleh bang Darwis. Sama sekali tidak benar dan itu memutar balik fakta dilapangan, Kami GAM/KPA wilayah Batee Iliek siap membuktikan kebenaran nya,"tutur nya dengan lantang.
Menurut Nek Tu yang merupakan salah seorang pasukan inti GAM ketika konflik, bahwa mantan GAM Wilayah Batee Iliek sudah tidak ada kata lain selain H. Khalili, SH untuk di usung oleh PA sebagai calon Bupati Bireuen.
"Kami sudah komit tidak ada kata kata dua Tiga lagi yang ada hanya satu nama yaitu H. Khalili. SH untuk Bireuen satu dan kami menolak pencalonan H. Ruslan M. Daud melalui Partai Aceh, kami mengharapkan Mualem jangan terkecoh dengan pernyataan palsu Darwis Jeunib." ungkapnya melalui siaran pers. (faZ)










0 komentar:
Posting Komentar