DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

BANTUAN RUMAH DUAFA DARI PT. PIM TIDAK TEPAT SASARAN DAN SARAT KEPENTINGAN OKNUM KEPALA DESA

Written By admin on Senin, 13 Juni 2016 | 13.48


LHOKSEUMAWE (Aceh), DemokrasiNews.com - Pemberian bantuan rumah kaum Duafa untuk Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu yang selama ini diberikan oleh pihak PT. PIM di duga tidak tepat sasaran alias sarat kepentingan oknum tertentu di Desa Blang Naleung Mameh, Minggu (12\06).

Saat awak media Demokrasi News melakukan komfirmasi kepada Keuchik Desa Blang Naleung Mameh, H. Isa Sulaiman melalui hendphone selulernya mengatakan, “Semua sudah sesuai prosedur, dan itu semua sudah sesuai krikteria Duafa yaitu, umur 45 Tahun mempunyai tanah bersertifikat atas nama sendiri, miskin, warga negara Indonesia," ungkap H. Isa pada awak media Demokrasi News.

Selanjutnya awak media Demokrasi News melakukan konfirmasi ke pihak PT. PIM melalui seluler pribadi milik Zulhadi yang mengatakan, “Kalau masalah rumah Duafa nanti saya SMS, dikarenakan pihak yang menangani rumah Duafa tidak masuk,” kilah Zulhadi saat di hubungi oleh awak media Demokrasi News, selanjutnya beberapa menit kemudian baru lah pesan singkat dari Zulhadi di balas dengan isi. ‘Krikteria dari penerima rumah Duafa yang diberikan oleh pihak PIM yaitu, Fakir, Miskin, Kaum Duafa. Punya Tanah Sendiri, surat keterengan yang menyatakan layak dari Keuchik Desa setempat, Sudah menikah, umur tidak disebutkan, dan warga negara Indonesia dll’, ini pesan singkat yang dikirim oleh Zulhadi yang mewakili pihak PT. PIM.

“Kalau yang lain saya tidak tau,” ucapnya saat dihubungi kembali oleh awak.

Menurut informasi yang awak media Demokrasi News kumpulkan dilokasi, rumah bantuan tersebut sarat dengan kepentinggan oknum aparat Desa Blang Naleung Mameh, dan tanpa ada survey dari pihak PT. PIM, ini sanagat ironis dikarenakan bantuan rumah Duafa tersebut diberikan untuk para kroninya sebut salah satu warga yang namanya tidak ingin ditulis, dan aneh nya lagi yang wajib menerima bantuan tidak tersentuh dikaranakan mereka dianggap tidak memilih Keuchik saat pemilihan dulu," tutupnya.  (faZ)


...

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS