JAKARTA, DemokrasiNews.com - Tingginya intensitas angka kriminalitas dan potensi kejahatan di DKI Jakarta pada bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah, menjadi tugas pokok utama khususnya bagi institusi kepolisian, untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan terjadinya tawuran, dengan meningkatkan keamanan dan ketertiban diberbagai wilayah hukumnya.
Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ewo Sumono, SH, MH menjelaskan kepada Demokrasi News saat ditemui dikantornya. Terkait tentang program 5 Regu yang dicetus dan dibentuknya, semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan demi terwujudnya wilayah aman, tertib dan nyaman pada, Sabtu (18/06).
Ewo menuturkan dalam melaksanakan program 5 regu, jajaran Polsek Kalideres melakukan kunjungan dan selalu berkoordinasi dengan Warga, Ormas/LSM, tokoh agama, Camat, Lurah, Ketua RW dan tokoh masyarakat serta RT.
"Selaku Kapolsek saya juga menghimbau agar selalu bekerjasama dalam meningkatkan sistem keamanan dilingkungan dan menjalankan program 5 Regu pada Pos pengamanan (Pospam) disejumlah titik rawan potensi kejahatan, tawuran dan narkoba," ucapnya.
“Hal ini terus dilakukan para anggotanya yang tergabung dalam regu, secara rutin tiap jam selesai taraweh dan makan sahur sampai menjelang subuh agar tercipta lingkungan yang kondusif,” jelas ewo.
Dan menurutnya lagi, “Koordinasi dengan berbagai element itu sangat penting mengingat bulan suci Ramadhan, kejahatan di wilayah Kalideres potensinya cukup tinggi, kita sudah melakukan analisis dan evaluasi (Anev) untuk menekan angka kriminalitas dengan koordinasi yang baik, mendirikan posko dibeberapa titik rawan, melakukan patroli untuk memonitoring wilayah guna menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari segala jenis tindak kriminalitas," tegas Ewo menutup perbincangan. (A. Zarkasih)










0 komentar:
Posting Komentar