DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

"TERIMA KASIH PAK WALIKOTA..!" UCAP CHAKI SISWI BERUMUR 11 TAHUN DENGAN TERSENYUM, KARENA BISA BERSEKOLAH KEMBALI

Written By admin on Selasa, 28 Juni 2016 | 09.59


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Saskia Khoirunnisa/Chaki (11), merupakan putri dari pasangan Nuraini (41) dan alm. Mudjiono (43), terpaksa putus sekolah lantaran tidak mempunyai biaya. Chaki (pangilan akrabnya) sudah tidak lagi masuk kesekolahnya sejak 2 tahun silam, karena malu kerap ditagih oleh guru biaya bulanan sekolahnya.

Ketika awak Demokrasi News menemui di kediamannya yang tinggal di Jalan Bintara 9, RT04/RW05 Nomor 84 b Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Chaki mengaku sebenarnya ingin terus bersekolah melanjutkan pendidikannya hingga kelak bisa bekerja untuk membantu meringankan beban hidup keluarganya.

"Saya sebenarnya ingin terus sekolah. Saya selalu sedih ketika melihat teman sebaya saya berangkat bersekolah. Kalau sudah mempunyai biaya, nanti saya ingin sekolah agar bisa bekerja untuk membantu ibu," kata Chaki, Senin (27/06) siang.

Tapi apa daya, Chaki yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara ini harus rela putus sekolah lantaran ibunya hanya penganguran tak mampu membiayai pendidikannya hingga akhirnya Chaki putus sekolah dibangku kelas 5 SD.

Chaki mengaku, ia masih berhutang uang SPP, baju dan buku sekolah. "Saya terpaksa berhenti sekolah karena ibu tidak punya uang. Tiap hari, guru di sekolah selalu menagih uang SPP saya," ungkapnya pada awak media.

Dengan berpedoman, tujuan demi memajukan pendidikan dan program belajar disebuah wilayah, maka harus memiliki pandangan dan empati luas terhadap aspek lingkungan yang ada didaerah tersebut. Dan selalu menyadari akan pentingnya sumberdaya yang bermutu dan berkualitas, cepat tanggap terhadap berbagai permasalahan yang ada. Oleh karenanya, Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi tidak tinggal diam, langsung segera merespon dan menginstruksikan jajarannya untuk segera menindak lanjuti dan membantu siswi putus sekolah tersebut.

Terpantau Demokrasi News, Camat Bekasi Barat, Muhammad Bunyamin, S.Sos, M.Si bersama Lurah Bintara, E. Supratman. Serta ikut hadir staf pemerintahan (Kasie Kessos) Bekasi Barat, Hasan Fahmi dengan didampingi Ketua RW 05, Masturi serta ketua RT 04, Sunarman dan personil keamanan wilayah RW 05, Ujang Saputra dan bang Ogan melakukan kunjungan kerumah Chaki.


Muhammad Bunyamin, Camat Bekasi Barat ketika diminta tanggapannya disela-sela kunjungannya terkait hal ini mengatakan akan membebaskan biaya pendidikan siswi putus sekolah tersebut. "Pemkot Bekasi selalu mendukung program pemerintah wajib belajar 12 tahun, maka program yang telah dicanangkan ini harus benar-benar dijalankan sesuai dengan Undang-Undang," tuturnya.

Selanjutnya, Bunyamin berjanji akan menindak lanjuti terus akan hal ini, supaya Chaki dapat bersekolah kembali. Bahkan Camat Bekasi Barat ini sempat mengatakan, akan menanggung pendidikan Chaki hingga jenjang SLTA dan mengangkatnya sebagai anak asuh.


"Ketika diri kita tidak mempunyai cara dan tidak bisa memahami kepribadian orang lain, maka diri kita akan cenderung mengadili menurut perspektif dan pola pikir diri kita sendiri. Dan akan selalu menghukum karena tidak sepaham, tidak sesuai dengan selera dan kehendak kita, ini yang berbahaya. Maka, oleh sebab itu diri kita harus mampu memahami personality orang lain. Dimana pun diri kita berinteraksi sudah sepatutnya kita harus mengerti dan memahami kepribadian diri sendiri, niscaya kita pasti akan berhasil memaknai serta dapat mengoptimalkan orang lain," ujar Bunyamin.

Disamping itu, Ketua RW 05 Kelurahan Bintara, Masturi sangat responsif, walaupun baru terpilih pada 3 minggu yang lalu (04 Juni) menjabat sebagai ketua RW 05. Masturi mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada rekan wartawan yang telah membantu warganya. "Kalau ada warga yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan, dimanapun, kalau ada yang seperti ini, mau mengadu kemana? kalau bukan ke pejabat setempat," terangnya.

Dan demi terciptanya tertib secara administrasi, pihaknya akan segera mendata ulang para penduduk yang bermukim diwilayahnya. "Pendataan ini akan saya pimpin langsung dengan berkoordinasi kepada lurah, mencangkup 5 RT dari RT.01 hingga RT.05, dan jika nanti ada ditemukan warga yang seperti Chaki, maka akan kami tindak lanjuti," tandas Masturi. (A. Zarkasih)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS