KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Wakil Walikota Bekasi, H Ahmad Syaikhu melakukan kunjungan ke Markas Batalyon Infantri 202 Tajimalela di Jalan Siliwangi Kota Bekasi, Rabu, (7/9).
Wawali; Ahmad Syaikhu bersama Staf Ahli Walikota; Ridwan, Kepala Dinas Kebersihan; Abdillah, Sekretaris BPLH; Narlisman, saat itu membahas kerjasama project pengelolaan sampah terpadu dengan Danyon 202 Tajimalela Anan Nurakhman.
Rencananya jajaran prajurit 202 Tajimalela akan disupport mengenai sosialisasi dan peralatan guna mendukung pengolahan sampah menjadi kompos. Mengingat jumlah potensi sampah daun di markas Danyon 202.
"Kepedulian jajaran prajurit TNI mendukung upaya pengelolaan lingkungan, sangat saya apresiasi. Dan kedepan dari jajaran terkait hingga UPTD Kebersihan di Kecamatan akan membantu," kata Wawali Ahmad Syaikhu.
Ia menambakan, bila telah program komposting nantinya telah berjalan, Batalyon 202 menjadi media pembelajaran bagi siswa pelajar Kota Bekasi untuk belajar mengenai pengolahan sampah. Apalagi penerapan pengolahan sampah menjadi salah satu indikator penilaian adipura untuk meraih piala adipura yang bermarabat.
Sementata itu, Danyon 202; Anan Nurakhman mengucakan terma kasih atas respon positif yang ditunjukan Pemerintah Kota Bekasi. Dan pihaknya akan mensupport penuh pemerintah untuk menggalakkan program lingkungan melalui kegiatan K3.
"Komunikasi terus terjalin upaya kita bersama untuk masyarakat. Nantinya program komposting bisa dipraktekan di sekolah," harap Danyon 202, Anan Nurakhman.
Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Walikota; Ridwan juga menyampaikan, Jalan Siliwangi yang menjadi akses Batalyon 202 merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menatanya. Untuk itu, pertemuan ini juga sekaligus meminta dukungan untuk disampaikan ke Provinsi Jawa Barat mengenai penataan trotoar jalan untuk meningkatkan estetika lingkungan.
Diinformasikan, Pemkot Bekasi terus melakukan program konservasi lingkungan diantaranya pengelolaan sampah menjadi kompos. Hal ini dilakukan untuk mereduksi jumlah sampah yang berasal dari sampah rumah tangga warga Kota Bekasi. (goeng/aditya)









0 komentar:
Posting Komentar