KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi lihat area Sekolah Alam Tunas Mulia di Bantar Gebang, Kelurahan Sumur Batu pada hari Kamis (22/09) bersama Dinas Pembangunan dan Pemukiman, Dadang Ginanjar dan beberapa Anggota Dewan DPRD Kota Bekasi, hal ini merupakan tindak lanjut perencanaan pengelolaan agar sekolah alam tersebut bisa bagus dan rapi.
Sekolah yang berdiri sudah lama dan dikhususkan kepada para anak anak dari pemulung dan yang bertempat tinggal di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, ini suatu gagasan menarik yang bisa menampung para anak anak yang putus sekolah agar tetap melanjutkan pendidikannya.
Area tersebut didalamnya terdapat pendopo yang digunakan untuk sarana belajar, sengaja tidak menggunakan kursi dan meja, jadi pelajar hanya "deprok" dengan menggunakan kaos bebas dan tidak diwajibkan memakai sepatu, tidak seperti Sekolah lain pada umumnya, akan tetapi mengenai kelulusan sistem di Sekolah alam memakai sistem Ujian Paket A dan Paket B.
Walikota menanggapi, meskipun sekolah dengan seadanya dan bebas, akan tetapi tetap saja Dinas Pendidikan harus mengetahui, agar sarana dan prasana serta fasilitas tetap ada, Walikota mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pembangunan dan Pemukiman agar di kelola rangkaian pembangunan, agar terlihat bagus dan lebih modern Sekolah Alam ini.
Tidak hanya sekolah, di area tersebut juga terdapat Usaha mandiri dengan warganya yakni bibit unggul Lele, dan hasil akhirnya ialah pengolahan Abon Lele, lalu para peran serta wanitanya juga ada yaitu kursus menjahit dan lainnya yang tergabung dalam komunitas pengrajin. (Ndoet/Sumakdin.S)









0 komentar:
Posting Komentar