Jakarta, DemokrasiNews.com - Produk makanan
olahan yang diproduksi PT Mayora Indah Tbk berhasil menembus pasar
Amerika Latin, khususnya Meksiko, dengan total nilai kerja sama kurang
lebih satu juta dolar AS.
"Kesepakatan yang didapat cukup baik, dengan total nilai satu juta
dolar AS," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional
Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak, usai menyaksikan
penandatanganan MoU antara perusahaan itu dengan Galletas Juanita
Mexico, di Tangerang, Rabu (13/8).
Nus mengatakan, kerja sama antara dua perusahaan untuk produk makanan
olahan khususnya permen kopi dan biskuit tersebut akan berjalan selama
12 bulan terhitung Oktober 2014 hingga Oktober 2015.
"Upaya diversifikasi pasar terus dilakukan dengan menggenjot kinerja
ekspor ke pasar non-tradisional. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan
target ekspor makanan olahan senilai 4,9-5 miliar dolar AS pada
2014-2015 dapat tercapai, tumbuh 10,5-11,5 persen pada periode yang
sama," ujar Nus.
Kesepakatan antara PT Mayora Indah Tbk dengan Galletas Juanita Mexico
tersebut merupakan salah satu hasil dari program Misi Pembelian dari
Kementerian Perdagangan. Di mana misi tersebut merupakan salah satu
kegiatan promosi untuk membantu dunia usaha dengan mendatangkan calon buyers ke Indonesia untuk melakukan kesepakatan atau transaksi dagang dalam rangka ekspor.
"Upaya itu tentu saja tak lepas dari bantuan dan kerja sama
perwakilan kami di luar negeri, Atase Perdagangan dan Indonesian Trade
Promotion Center (ITPC)," tambah Nus.
Pada 2013, total ekspor produk makanan olahan Indonesia mencapai
nilai 4,6 miliar dolar AS dengan tren positif sebesar 15,43 persen dalam
lima tahun terakhir. Ekspor terbesar makanan olahan Indonesia adalah ke
Amerika Serikat, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Republik Rakyat
Tiongkok.
Untuk periode Januari-Mei 2014 nilai ekspor makanan olahan mencapai
2,15 miliar dolar AS, meningkat 16,27 persen dibandingkan dengan periode
yang sama tahun sebelumnya.
Ekspor makanan olahan Indonesia ke Meksiko selama Januari-Mei 2014
mencatat nilai 5,56 juta dolar AS atau meningkat 29,27 persen
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sumber: BS.com










0 komentar:
Posting Komentar