Jakarta, DemokrasiNews.com - Pemerintah kota
Jakarta Utara kembali mengadakan Festival Pesisir untuk kali keenam
dalam rangka mempromosikan obyek wisata di Jakarta Utara di lapangan
parkir Mal Artha Gading pada tanggal 22 sampai 24 Agustus 2014. Di dalam
acara festival tersebut dipamerkan 100 stan yang terdiri dari hasil
kerajinan, jajanan dari PKL binaan Sudin UMKM, serta berbagai lomba
seperti lomba memasak makanan laut yang pesertanya dari enam kecamatan
di Jakarta Utara, lomba jurai jaring, lomba busana, dan batik pesisir.
Kepala Suku Dinas Perikanan, Peternakan dan Kelautan Jakarta Utara
Sri Haryati mengatakan, untuk acara hari pertama lomba yang diadakan di
festival pesisir 2014 adalah lomba mengolah makanan pesisir enam
kecamatan dengan juri Chef Rudy Choirudin.
"Tujuan utama diadakan acara lomba ini adalah untuk memotivasi
masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolah makanan pesisir dan
mengembangkan ekonomi masyarakat," ujar Sri di Jakarta, Jumat (22/8)
siang. Sri mengungkapkan dalam lomba pada hari ini diikuti 22 kelompok
usaha bersama nelayan di Jakarta Utara dan ibu-ibu PKK dari enam
kecamatan.
"Di dalam kelompok usaha bersama ini kami menyosialisasikan
program-program pemerintah dalam rangka menyejahterakan kehidupan
nelayan," tambah Sri.
Menurut Sri ke depannya pemkot Jakarta Utara melalui Sudin Perikanan,
Peternakan dan Kelautan akan mengadakan pelatihan bagi ibu kader PKK
yang akan mendapatkan pelatihan untuk mengolah bahan makanan dari ayam
dan ikan. "Harapan kami agar ibu-ibu di wilayah Jakarta Utara bisa
memiliki ketrampilan dan membantu perekonomian keluarga dengan
ketrampilan dan pengetahuan mereka dalam dunia makanan," tandas Sri.
Sementara itu Ketua ibu PKK Jakarta Utara Mirdianti Heru Budi Hartono
menyambut baik diadakannya lomba memasak kuliner ayam dan ikan dan demo
olahan oleh chef Rudy Choirudin. "Acara seperti ini selain menjadi
ajang silaturahmi juga bisa menjadi media untuk bertukar pengalaman
antar sesama anggota PKK dan nelayan," ujar Mirdianti.
Salah satu anggota peserta lomba jurai jaring, Kubil (45) yang juga
selaku ketua paguyuban KUB kecamatan Cilincing mengatakan ia sangat
senang dengan diadakan festival pesisir karena bisa menambah pengetahuan
para nelayan. "Sekali-kali ikutan acara seperti ini agar bisa refreshing di tengah kegiatan menangkap ikan di laut," ujar Kubil.
Menurut Kubil, untuk kehidupan-kehidupan nelayan di Jakarta Utara
sudah cukup baik dan sejahtera. "Namun demikian kami meminta permohonan
kepada pemerintah untuk lebih perhatian dalam hal permodalan dan
menangani masalah pencemaran laut di Teluk Jakarta," tandas Kubil.
Memiliki pendapatnya sendiri, Endang Umar (65) warga RT6/RW2
kelurahan Kelapa Gading Barat yang juga anggota Pemberdayaan
Kesejahteraan Keluarga (PKK) di lingkungannya mengatakan sangat senang
dengan diadakannya acara seperti ini. "Tetapi memang acaranya ini
diadakannya terlalu mendadak, jadinya kami kaget, tetapi bagus juga
sebenarnya bisa untuk menambah pengetahuan kuliner," ujar Endang.
Menurut Endang saat ini keberadaan PKK terbilang pasif karena yang
lebih sering mengikuti kegiatan adalah ibu-ibu yang sudah cukup berusia.
"Kalau ibu-ibu yang muda biasanya sibuk bekerja atau mengurusi
anak-anaknya, jadi maklum kalau anggota PKK kebanyakan sudah pada
tua-tua," tandas Endang sembari tertawa bersama ibu-ibu PKK lainnya.
Sementara itu di akhir acara Chef Rudy Choirudin mengatakan agar
makanan olahan ayam dan ikan harus banyak dikonsumsi oleh keluarga
Indonesia. "Makanan yang diolah dari ikan memiliki kelebihannya sendiri
karena memiliki protein dan antioksidan yang tinggi yang berpengaruh
pada kecerdasan anak yang rutin mengkonsumsinya," ujar Rudy.
Menurut Rudy dengan wilayah maritim yang luas, seharusnya masyarakat
lebih rajin dalam mengkonsumsi ikan, namun demikian Indonesia merupakan
salah satu negara dengan konsumsi ikan terendah di Asia. "Padahal harga
ikan tidak terlalu mahal bila dibanding daging sapi, contohnya saja ikan
selar yang murah namun kandungan gizi dan nutrisinya tinggi," kata
Rudy.
Rudy menjelaskan seharusnya orangtua intensif untuk mengenalkan
makanan ikan kepada anak-anak mereka melalu sajian yang menarik dan
lucu. "Kalau anak memang agak rewel makan, oleh sebab itu para ibu harus
pintar mengolah makanan yang sekali masuk sudah lengkap dengan segala
vitamin dan nutrisi lainnya, misalkan saja dalam olahan yang saya
tampilkan hari ini seperti bottock lapis dengan isi ayam, udang, ikan,
dan beragam jenis sayuran," tandas Rudy.
Sumber: BS.com










0 komentar:
Posting Komentar