DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Operasi Penertiban Parkir Liar Tebang Pilih

Written By admin on Minggu, 28 September 2014 | 16.05



Kabupaten Bekasi, DemokrasiNews.com - Razia kendaraan yang parkir disepanjang jalan mulai dari Terminal Cikarang hingga Pasar Tambun yang dilakukan oleh Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi beserta jajaran Satlantas Polresta Bekasi Kabupaten, Rabu (24/9), disesalkan para pemilik dan pengemudi kendaraan yang kedapatan terjaring razia.

Di pimpin Kasie Lalin Dishub Kabupaten Bekasi, Karyadi, para petugas banyak menggembok kendaraan yang tengah parkir disisi jalan Imam Bonjol hingga jalan Hasanudin Tambun Selatan.

Unggul, salah seorang pemilik kendaraan Toyota Avanza yang sebelumnya sedang makan disebuah warung sate tongseng di jalan Imam Bonjol tepatnya di Warung Bongkok Kecamatan Cikarang Barat, mengaku kecewa dengan tindakan petugas Dishub yang tanpa kompromi langsung menggembok mobil miliknya. Menurut Unggul, semestinya para petugas memberikan teguran maupun komunikasi terlebih dahulu kepada para pemilik kendaraan yang sedang parkir disisi jalan, “Saya kaget mas, kok saya lagi makan tiba-tiba ban mobil saya di gembok oleh petugas dari Dishub. Mestinya komunikasi dulu, menunjukkan identitas, surat perintah dan dasar gelaran razia, sehingga kami dapat mengerti,” terang Unggul saat dijumpai di kantor Dishub Kabupaten Bekasi bersama beberapa pengemudi dan pemilik kendaraan yang bernasib serupa dengannya, “Jika memang tidak boleh parkir disisi jalan, sosialisasikan dulu dasar hukumnya kepada masyarakat, dan tindak juga para pemilik warung atau rumah makan yang tidak mempunyai lahan parkir. Kalau semua itu dilakukan, kami pasti mengikuti peraturan,” tambahnya dengan nada kecewa, karena banyak waktu terbuang akibat menunggu para pegawai datang ke kantor.

Kekecewaan lainnya juga disampaikan AS, seorang kondektur bus Sekawantrans yang mengalami hal serupa dengan Unggul.

Mobil AS di gembok akibat parkir sembarangan di jalan Imam Bonjol Rawa Palang Kecamatan Cikarang Barat. Saat kejadian, AS beserta sopirnya tengah berada dalam mobil untuk istirahat menunggu waktu untuk menjemput karyawan di salah satu perusahaan di kawasan industri Jababeka. Menurut AS, pihak Dishub tidak mengedepankan etika terlebih dahulu sebelum menggembok mobilnya, “Kami kana ada didalam mobil, tegurlah kami atau peringatkan, ini malah main gembok saja mobil kami,” beber AS yang mengaku lebih baik mendapat surat tilang daripada mengeluarkan uang yang tidak diketahui masuk kemana uang tersebut.

Sementara, Kasie Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Karyadi menjelaskan tujuan razia dilakukan ialah untuk menertibkan kendaraan yang parkir liar disisi jalan. Menurutnya, operasi penertiban dilakukan sejak sebulan lalu dibeberapa lokasi yang rawan macet dan rawan kecelakaan, “Intinya untuk menertibkan kendaraan bang,” kata Karyadi disela-sela operasi penertiban dilakukan. Namun ketika disinggung mengenai dasar hukum operasi dirinya berkilah sedang buru-buru.

Seperti diketahui, bahwa Kabupaten Bekasi merupakan wilayah yang kerap menjadi sasaran macet. Hal itu disebabkan volume kendaraan yang kian hari bertambah disamping angkutan umum yang sering berhenti disembarang tempat.

Penertiban yang dilakukan oleh Dishub dan Satlantas Polresta Bekasi dipandang tebang pilih. Faktanya, disepanjang jalan Gatot Subroto mulai dari Sentra Grosir Cikarang (SGC) hingga Lemah Abang, setiap harinya menjadi lahan untuk parkir sejumlah kendaraan, seperti Truck, Bus Pariwisata dan jemputan karyawan, maupun kendaraan pribadi milik perorangan. Namun pihak Dishub maupun Satlantas tidak menindak tegas para pemilik maupun pengemudi kendaraan tersebut. (alam)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS