Kota
Bekasi, DemokrasiNews.com - Tepat pukul 06.00 WIB pada hari Kamis (8/1), Walikota Bekasi,
Dr. Rahmat Effendi bergegas dari rumah dinas menuju Jalan.Cut Mutia
tepat di Terminal Bekasi. Tujuannya melakukan inspeksi mendadak dalam
hal sidak kemacetan di Terminal Bekasi, sidak jalan rusak,
pelanggaran-pelanggaran bangunan tanpa izin dan sidak di Pasar Baru.
Di
awali di Terminal Bekasi, Walikota Bekasi mengadakan sidak tentang
jalur "ngetem" bus yang terdapat info bahwa banyak bus yang memarkirkan
kendaraannya tidak pada tempatnya, namun ternyata tidak hanya bus
melainkan para angkot yang telah memadati depan gerbang utama Terminal
Bekasi yang tidak tertib lalu lintas.
Berdasarkan pantauan www.bekasikota.go.id tidak sampai di Terminal Bekasi saja, Dr.Rahmat Effendif juga mengecek seberang jalan dari Terminal Bekasi yakni Pasar Baru. Terlihat banyak sampah di sepanjang Jalan.
Juanda yang bekas para pedagang kaki lima dan para pedagang liar, padahal menurut Peraturan Walikota sepanjang Jalan.Juanda dari pasar baru sampai dengan depan Rumah Sakit Bella sudah tidak boleh adanya pedagang liar di daerah sekitar itu.
"Ini merupakan masalah utama, penyebab kotor di sepanjang Jalan ini yaitu bekas dari sampah para pedagang liar yang dari malam sampai pagi ini. Ini salah satu faktor menghambat meraihnya piala bergilir adipura", tegas Rahmat Effendi.
Terminal Bekasi yang di bawahi oleh Dinas Perhubungan dan Pasar baru yang di bawahi oleh Dinas Kebersihan, Dinas Perekonomian Takyat telah dihubungi oleh Walikota Bekasi melalui telepon genggamnya untuk membahas kejadian ini.
Beliau juga memantau bangunan ruko tanpa izin di dekat Terminal Bekasi, dan setelah itu Walikota Bekasi berjalan kaki dari arah Terminal Bekasi hingga Stasiun Bekasi bahkan sampai di titik akhir yakni Kantor Pemerintah Kota Bekasi.
Ketika menelusuri sepanjang Jalan.Juanda dan memantau trotoar yang telah hancur di jalan protokol tersebut, Walikota Bekasi langsung menegur dinas terkait agar melakukan tindak cepat untuk renovasi langsung pada trotoar di sepanjang jalan tersebut serta untuk pemantauan titik-titik raih adipura yang diharapkan Kota Bekasi.
Evaluasi dari sidak tersebut, Dr.Rahmat Effendi langsung mengundang Kadishub terkait membahas Terminal Bekasi, Kadistako terkait masalah bangunan ruko tanpa izin, Kadispera, Kadinsih, Kadisperidagkop terkait masalah Pasar Baru dan yang di undang langsung mengadakan rapat di Ruang Kerja Walikota Bekasi.
Berdasarkan pantauan www.bekasikota.go.id tidak sampai di Terminal Bekasi saja, Dr.Rahmat Effendif juga mengecek seberang jalan dari Terminal Bekasi yakni Pasar Baru. Terlihat banyak sampah di sepanjang Jalan.
Juanda yang bekas para pedagang kaki lima dan para pedagang liar, padahal menurut Peraturan Walikota sepanjang Jalan.Juanda dari pasar baru sampai dengan depan Rumah Sakit Bella sudah tidak boleh adanya pedagang liar di daerah sekitar itu.
"Ini merupakan masalah utama, penyebab kotor di sepanjang Jalan ini yaitu bekas dari sampah para pedagang liar yang dari malam sampai pagi ini. Ini salah satu faktor menghambat meraihnya piala bergilir adipura", tegas Rahmat Effendi.
Terminal Bekasi yang di bawahi oleh Dinas Perhubungan dan Pasar baru yang di bawahi oleh Dinas Kebersihan, Dinas Perekonomian Takyat telah dihubungi oleh Walikota Bekasi melalui telepon genggamnya untuk membahas kejadian ini.
Beliau juga memantau bangunan ruko tanpa izin di dekat Terminal Bekasi, dan setelah itu Walikota Bekasi berjalan kaki dari arah Terminal Bekasi hingga Stasiun Bekasi bahkan sampai di titik akhir yakni Kantor Pemerintah Kota Bekasi.
Ketika menelusuri sepanjang Jalan.Juanda dan memantau trotoar yang telah hancur di jalan protokol tersebut, Walikota Bekasi langsung menegur dinas terkait agar melakukan tindak cepat untuk renovasi langsung pada trotoar di sepanjang jalan tersebut serta untuk pemantauan titik-titik raih adipura yang diharapkan Kota Bekasi.
Evaluasi dari sidak tersebut, Dr.Rahmat Effendi langsung mengundang Kadishub terkait membahas Terminal Bekasi, Kadistako terkait masalah bangunan ruko tanpa izin, Kadispera, Kadinsih, Kadisperidagkop terkait masalah Pasar Baru dan yang di undang langsung mengadakan rapat di Ruang Kerja Walikota Bekasi.
Editor: Yoni Yohan
CopyRight@2015










0 komentar:
Posting Komentar