Kabupaten Aceh Utara, DemokrasiNews.com - Sejak 10 tahun terakhir warga desa Blang Aman dan Cet U Sibak Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. sangat mengeluh karena kekurangan air bersih. Yang selama ini dijanjikan pihak pengolola PDAM. Padahal pipa penyaluran air sudah terpasang selama 5 tahun terakhir. Namun masyarakat juga belum menerimanya air yang dipasok ke desa setempat.
Informasi yang diterima Demokrasi News, Kepala desa setempat M. Thayeb (63) mengatakan, dirinya bersama warga mengaku sangat kecewa. Sebab, air bersih yang sudah dijanjikan oleh PDAM dan Pemerintah Aceh Utara akan dipasok melalui pipa yang sudah dipasang ke desa blang aman dan cet u sibak. Tapi ternyata hingga saat ini juga belum sampai ke desa, Sehingga masyarakat untuk mandi harus menggunakan air parit, bahkan sampai mencuci pakaian. Sedangkan untuk memasak warga harus membeli dengan harga lima ribu rupiah per jerigen. Itu pun susah untuk didapatkan dikarenakan jarak tempuh yang jauh dan jalan berlobang. Warga juga pernah melakukan sumur bor namun airnya tidak bisa dipakai sebab airnya asin dan kuning.
Masyarakat juga pernah menemui pihak pengolola PDAM dan pemerintah kabupaten, untuk dapat di suplai air bersih kerumah-rumah warga, tetapi hanya janji yang diberikan oleh pengolola PDAM dan Pemerintah Aceh Utara. Masyarakat desa blang aman dan cet u sibak Kecamatan Lhoksukon kabupaten aceh utara merasa sangat kecewa terhadap PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara karena selama ini belum ada respon, padahal sudah berulang kali warga mendatangi ke pihak pengolola PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Warga setempat Bustami (28) menambahkan, “Masyarakat berharap kepada pihak pengolola PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara supaya dengan segera untuk menyuplai air ke desa, karena setiap musim kemarau masyarakat sangat sulit mendapatkan air bersih, Bahkan warga terkenak penyakit kulit karena disebabkan harus mandi dengan air parit.” (faz)
Informasi yang diterima Demokrasi News, Kepala desa setempat M. Thayeb (63) mengatakan, dirinya bersama warga mengaku sangat kecewa. Sebab, air bersih yang sudah dijanjikan oleh PDAM dan Pemerintah Aceh Utara akan dipasok melalui pipa yang sudah dipasang ke desa blang aman dan cet u sibak. Tapi ternyata hingga saat ini juga belum sampai ke desa, Sehingga masyarakat untuk mandi harus menggunakan air parit, bahkan sampai mencuci pakaian. Sedangkan untuk memasak warga harus membeli dengan harga lima ribu rupiah per jerigen. Itu pun susah untuk didapatkan dikarenakan jarak tempuh yang jauh dan jalan berlobang. Warga juga pernah melakukan sumur bor namun airnya tidak bisa dipakai sebab airnya asin dan kuning.
Masyarakat juga pernah menemui pihak pengolola PDAM dan pemerintah kabupaten, untuk dapat di suplai air bersih kerumah-rumah warga, tetapi hanya janji yang diberikan oleh pengolola PDAM dan Pemerintah Aceh Utara. Masyarakat desa blang aman dan cet u sibak Kecamatan Lhoksukon kabupaten aceh utara merasa sangat kecewa terhadap PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara karena selama ini belum ada respon, padahal sudah berulang kali warga mendatangi ke pihak pengolola PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Warga setempat Bustami (28) menambahkan, “Masyarakat berharap kepada pihak pengolola PDAM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara supaya dengan segera untuk menyuplai air ke desa, karena setiap musim kemarau masyarakat sangat sulit mendapatkan air bersih, Bahkan warga terkenak penyakit kulit karena disebabkan harus mandi dengan air parit.” (faz)










0 komentar:
Posting Komentar