Kab. Jepara, DemokrasiNews.com – Atlet junior woodball asal Jepara Surya Aditya Pratama dan seniornya Ahris Sumaryanto berhasil meraih medali emas ketika menjadi wakil Indonesia dalam kejuaraan dunia di Singapura, yang digelar pada 1-2 Agustus 2015. Ketua Persatuan Woodball (IWbA) Jepara Samsul Arifin mengatakan, kedua atlet asal Jepara tersebut berhasil mendapatkan hasil akhir yang maksimal. Keduanya berhasil menyabet dua medali emas ketika menjadi wakil Indonesia di kejuaraan woodball dunia di Singapura.
“Alhamdulillah berkat doa teman-teman dan semuanya, ananda Surya Aditya Pratama bisa meraih hasil maksimal. Satu emas di junior putra, diikuti seniornya Ahris yang juga dapat emas. Mereka dari Jepara sebagai wakil Indonesia,” ujar Samsul.
Menurutnya, selain mereka berdua, wakil Indonesia lainnya juga berhasil mendapatkan medali. Namun, selain kedua atelit dari Jepara itu, hanya mampu mendapatkan dua medali perunggu di cabang woodball internasional tersebut.
Lebih lanjut Syamsul mengemukakan, hasil tersebut sesuai dengan target yang dipatok sebelumnya. Apalagi, kedua atlet Jepara tersebut sudah melakukan berbagai persiapan sebelum berangkat ke Singapura.
“Segala persiapan telah dilakukan. Terutama masalah tehnis khususnya melakukan adaptasi dengan peralatan dan lapangan. Beberapa kali kami melakukan latihan di lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Kondisi lapangan kami nilai sama dengan lokasi pertandingan yang digunakan,” ungkapnya. (Ambar)
“Alhamdulillah berkat doa teman-teman dan semuanya, ananda Surya Aditya Pratama bisa meraih hasil maksimal. Satu emas di junior putra, diikuti seniornya Ahris yang juga dapat emas. Mereka dari Jepara sebagai wakil Indonesia,” ujar Samsul.
Menurutnya, selain mereka berdua, wakil Indonesia lainnya juga berhasil mendapatkan medali. Namun, selain kedua atelit dari Jepara itu, hanya mampu mendapatkan dua medali perunggu di cabang woodball internasional tersebut.
Lebih lanjut Syamsul mengemukakan, hasil tersebut sesuai dengan target yang dipatok sebelumnya. Apalagi, kedua atlet Jepara tersebut sudah melakukan berbagai persiapan sebelum berangkat ke Singapura.
“Segala persiapan telah dilakukan. Terutama masalah tehnis khususnya melakukan adaptasi dengan peralatan dan lapangan. Beberapa kali kami melakukan latihan di lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Kondisi lapangan kami nilai sama dengan lokasi pertandingan yang digunakan,” ungkapnya. (Ambar)










0 komentar:
Posting Komentar