KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi menghentikan sementara proses pencetakan e-KTP hingga waktu yang belum bisa ditentukan, lantaran kehabisan tinta pencetak.
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen mengatakan, “Kekosongan tinta pencetak ini sudah terjadi beberapa hari terakhir dan Kekosongan tinta ini sangat mengganggu pelayanan, karena memang dalam satu hari kita bisa melayani hingga 400-an warga," jelas Alexander, Jumat (20/11).
Hingga kini, pihaknya belum mendapatkan pasokan tinta pencetak e-KTP dari Pemprov Jawa Barat, agar proses pencetakan dapat dilanjutkan kembali dan pelayanan masyarakat tidak terganggu.
Kendati mengalami kekosongan tinta, ia mengaku tetap melakukan pelayan berupa perekaman e- KTP kepada warga. Pasalnya, hingga kini masih ada sekitar 90 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.
“Kami minta masyarakat bersabar sambil menunggu pasokan tinta. Namun, masyarakat tetap bisa melakukan perekaman data e-KTP,” harap Alexander. (Fajar)
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen mengatakan, “Kekosongan tinta pencetak ini sudah terjadi beberapa hari terakhir dan Kekosongan tinta ini sangat mengganggu pelayanan, karena memang dalam satu hari kita bisa melayani hingga 400-an warga," jelas Alexander, Jumat (20/11).
Hingga kini, pihaknya belum mendapatkan pasokan tinta pencetak e-KTP dari Pemprov Jawa Barat, agar proses pencetakan dapat dilanjutkan kembali dan pelayanan masyarakat tidak terganggu.
Kendati mengalami kekosongan tinta, ia mengaku tetap melakukan pelayan berupa perekaman e- KTP kepada warga. Pasalnya, hingga kini masih ada sekitar 90 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.
“Kami minta masyarakat bersabar sambil menunggu pasokan tinta. Namun, masyarakat tetap bisa melakukan perekaman data e-KTP,” harap Alexander. (Fajar)










0 komentar:
Posting Komentar