KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Puluhan orang dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjejali ruangan serba guna Hotel Bunga Karang, Margahayu, Bekasi Selatan, pada Jum'at (18/03) siang. Mereka hadir dalam rangka Deklarasi Yayasan Mitra Karya Bekasi Raya serta Syukuran hari jadi Kota Bekasi yang ke 19 Tahun. Yayasan Mitra Karya Bekasi Raya merupakan Sebuah Yayasan yang dibentuk oleh tokoh asal Bekasi, Drs. Engkus Prihatin dan bergerak di bidang ekonomi, budaya dan sosial kemasyarakatan.
Acara diawali dengan penampilan seorang gadis yang membawakan tari khas dari daerah Bekasi yaitu tari Topeng, dilanjutkan dengan berkumandangnya lagu Indonesia Raya. Pernyataan deklarasi dibacakan oleh Ketua Umum dan pencetus Yayasan Mitra Karya Bekasi Raya yaitu Drs.Engkus Prihatin didampingi tokoh asli Bekasi, H. Jamaludin, M. Rohata (Ucok) dan seorang pengusaha, kang Usef.
Acara diawali dengan penampilan seorang gadis yang membawakan tari khas dari daerah Bekasi yaitu tari Topeng, dilanjutkan dengan berkumandangnya lagu Indonesia Raya. Pernyataan deklarasi dibacakan oleh Ketua Umum dan pencetus Yayasan Mitra Karya Bekasi Raya yaitu Drs.Engkus Prihatin didampingi tokoh asli Bekasi, H. Jamaludin, M. Rohata (Ucok) dan seorang pengusaha, kang Usef.
Ketua panitia pelaksana, Fadli Fadilah mengatakan deklarasi ini adalah untuk menjalin kerjasama dalam kemitraan dengan semua unsur masyarakat di Kabupaten maupun Kota Bekasi. "Kami tidak akan bergerak di ranah politik, meskipun dijajaran kami ada gabungan beberapa organisasi massa," tutur Fadli dalam sambutannya.
Fadli pun menambahkan bahwa jumlah peserta dan tamu yang hadir dalam acara deklarasi tersebut. Tidak hanya dari Kota Bekasi saja, namun perwakilan peserta juga ada dari luar Kota Bekasi. Sementara itu, sambutan dari pendiri dan juga selaku ketua umum, Drs. Engkus Prihatin mengatakan, deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk memajukan masyarakat Kabupaten maupun Kota Bekasi. Nantinya, yayasan akan menjadi corong serta akan membantu masyarakat di bidang sosial, Budaya dan ekonomi.
"Pendirian Yayasan Mitra Karya Bekasi Raya didasari oleh keinginan untuk lebih mengedepankan kemajuan Kabupaten dan Kota Bekasi dalam rangka pembangunan maupun yang lainnya," terangnya.
Engkus menjelaskan, yayasan yang dipimpinnya merupakan organisasi murni untuk masyarakat saat ini, serta kedepannya untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang diatasi secara bersama-sama. Tujuan didirikannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta sumber daya yang ada berdasarkan loyalitas dan kebersamaan.
"Karena bagaimanapun saya melihat bahasa yang disebut kebersamaan dalam konteks kemitraan, belum ada yang bisa melaksanakan itu semua. Dan yayasan ini kalau di konotasikan adalah badan nirlaba, tidak mencari keuntungan. Baik secara rupiah maupun keuntungan-keuntungan lainnya. Jadi semuanya sifatnya kepedulian sosial," ungkap Engkus kepada awak media yang hadir.
Tidak luput pula, masing-masing perwakilan utusan memberikan kesan dan pesan terhadap deklarasi yang digelar, dan ada pesan sosial yang disampaikan. agar supaya orang yang lebih tua menghargai yang muda, begitu pula sebaliknya orang yang muda menghormati yang lebih tua. Dan keberadaan media pun mendapat apresiasi untuk selalu mendukung sekaligus mengoreksi apa yang menjadi usaha membangun untuk semua.
Terpantau pula oleh Demokrasi News, pelaksanaan pemotongan tumpeng secara simbolis dilakukan oleh tokoh Bekasi, H. Jamaludin dalam rangka syukuran hari jadi Kota Bekasi yang ke 19 Tahun. Acara ditutup dengan pembacaan do'a yang dibawakan oleh ustadz H. Wahyudin dilanjutkan dengan jamuan makan sore dan ramah tamah. (A. Zarkasih)











0 komentar:
Posting Komentar