KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Di tengah kicauan burung dan menghijaunya pepohonan, tim penilai dari tingkat Wali Kota Bekasi mengunjungi rumah sehat dan kebun sehat PKK yang berada di lingkungan kawasan RW 06 Kompleks Perumahan Pejuang Pratama, Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Saria dan daerah kawasan ini berhasil menyabet sebagai kawasan lingkungan sehat, pada Senin (25/04).
"Ya kita turut semarakkan lomba Tingkat Wali Kota Bekasi yang diadakan di seluruh kota Bekasi dan kita kawasan Pejuang Pratama khususnya RW 06 mewakili dari Kecamatan Medan Satria," tutur Suyanto selaku Ketua RW 06 Pejuang Pratama.
Kawasan Pejuang Pratama selain sebagai lingkungan percontohan kampung anti narkoba juga memiliki nilai keasrian yang terbilang eksotis. Di wilayah yang tak jauh dari pusat kota Harapan Indah, pola hidup masyarakat tampak telah tertata dengan apik.
Suyanto juga menjelaskan wilayahnya memang didesain menjadi kawasan hijau. "Di wilayah penghijauan khususnya RW 06 sejak awal dicanangkan agar masyarakat menyadari pola hidup yang sehat sangat berarti untuk generasi yang akan datang," imbuhnya antusias.
Diakui Suyanto bahwa diadakannya lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Wali Kota Bekasi menambah ilmu pengetahuan. "Tentunya dengan adanya lomba tingkat wali kota supaya menambah wawasan, meningkatkan kesejahteraan ibu ibu PKK dan evaluasi seluruh kegiatan di RW 06 yang diwakili ibu ibu PKK berjalan lancar," ungkapnya kepada Demokrasi News.
Dilanjutkan Suyanto yang menjabat Ketua FOKAN BEKASI bahwa yang dilombakan dalam kompetisi Tingkat Wali Kota Bekasi di antaranya perihal administrasi PKK, Rumah sehat PKK, rumah jantung PKK dan kebun sehat PKK yang ada di kawasan Pejuang Pratama.
Program semarak bertepatan Peringatan Hari Kartini, sempat dihadiri Camat Medan Satria, Taufiq S. Hidayat dan Lurah Pejuang, Nana Sukarna serta mantan lurah Margajaya, Bekasi Selatan dan rombongan tim penilai dari Pemkot Bekasi.
Diakui Suyanto bahwa tingkat persiapan terbilang menyita waktu. "Persiapan kita cukup lama diperkirakan dua sampai tiga minggu untuk menata atau mempersiapkan kegiatan, perlu pembenahan atau perlengkapan tanaman, sedang tim penilai dari Pemkot Bekasi menilai kondisi atau lokasi lingkungan yang ada di sini, bahwasanya betul tidak warga Pejuang Pratama berpola hidup sehat," terangnya lagi menambahkan.
Ada segenggam asa terpatri dalam benak warga Pejuang Pratama menata pola hidup higienis. "Selalu kita harus bergotong royong bergandengan tangan untuk kesejahteraan, keamanan, keindahan serta hidup sehat di lingkungan masing masing," tegas Suyanto menutup perbincanganya dengan Demokrasi News. (A. Zarkasih)
"Ya kita turut semarakkan lomba Tingkat Wali Kota Bekasi yang diadakan di seluruh kota Bekasi dan kita kawasan Pejuang Pratama khususnya RW 06 mewakili dari Kecamatan Medan Satria," tutur Suyanto selaku Ketua RW 06 Pejuang Pratama.
Kawasan Pejuang Pratama selain sebagai lingkungan percontohan kampung anti narkoba juga memiliki nilai keasrian yang terbilang eksotis. Di wilayah yang tak jauh dari pusat kota Harapan Indah, pola hidup masyarakat tampak telah tertata dengan apik.
Suyanto juga menjelaskan wilayahnya memang didesain menjadi kawasan hijau. "Di wilayah penghijauan khususnya RW 06 sejak awal dicanangkan agar masyarakat menyadari pola hidup yang sehat sangat berarti untuk generasi yang akan datang," imbuhnya antusias.
Diakui Suyanto bahwa diadakannya lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Wali Kota Bekasi menambah ilmu pengetahuan. "Tentunya dengan adanya lomba tingkat wali kota supaya menambah wawasan, meningkatkan kesejahteraan ibu ibu PKK dan evaluasi seluruh kegiatan di RW 06 yang diwakili ibu ibu PKK berjalan lancar," ungkapnya kepada Demokrasi News.
Dilanjutkan Suyanto yang menjabat Ketua FOKAN BEKASI bahwa yang dilombakan dalam kompetisi Tingkat Wali Kota Bekasi di antaranya perihal administrasi PKK, Rumah sehat PKK, rumah jantung PKK dan kebun sehat PKK yang ada di kawasan Pejuang Pratama.
Program semarak bertepatan Peringatan Hari Kartini, sempat dihadiri Camat Medan Satria, Taufiq S. Hidayat dan Lurah Pejuang, Nana Sukarna serta mantan lurah Margajaya, Bekasi Selatan dan rombongan tim penilai dari Pemkot Bekasi.
Diakui Suyanto bahwa tingkat persiapan terbilang menyita waktu. "Persiapan kita cukup lama diperkirakan dua sampai tiga minggu untuk menata atau mempersiapkan kegiatan, perlu pembenahan atau perlengkapan tanaman, sedang tim penilai dari Pemkot Bekasi menilai kondisi atau lokasi lingkungan yang ada di sini, bahwasanya betul tidak warga Pejuang Pratama berpola hidup sehat," terangnya lagi menambahkan.
Ada segenggam asa terpatri dalam benak warga Pejuang Pratama menata pola hidup higienis. "Selalu kita harus bergotong royong bergandengan tangan untuk kesejahteraan, keamanan, keindahan serta hidup sehat di lingkungan masing masing," tegas Suyanto menutup perbincanganya dengan Demokrasi News. (A. Zarkasih)










0 komentar:
Posting Komentar