DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

PESTA BESAR SIAGA 2016 BERSAMA SENKOM DI MARKAS YONARMED-7/105 GS

Written By admin on Senin, 25 April 2016 | 10.56


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Sebagaimana diketahui sekitar dua bulan silam, Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan kementerian Pertahanan, dalam rangka menegaskan komitmen sebagai potensi pertahanan yang siap dilatih dan diberdayakan bilamana Negara membutuhkan. Eksistensi Senkom dibidang Bela Negara antara lain dibuktikan dengan Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sejak ormas ini berdiri pada 2004. baik di Pusat maupun ditingkat masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Serta ambil bagian pada kegiatan-kegiatan lain dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) bersama TNI.

Terpantau, sekitar 1000 anak siaga, Praja Muda Karana (Pramuka) bersama Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri memenuhi lokasi di Markas TNI-AD YONARMED-7/105 GS Bantar Gebang kota Bekasi. Pada acara ini, Komandan Batalyon Armed -7/105 GS, Letnan Kolonel Dody Suhardiman, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya pada dunia pendidikan yang telah mengembangkan dan membentuk karakter dan kepribadian anak sejak dini, dan ini merupakan kewajiban orang tua dan kita semua selaku warga Negara Indonesia. "Kami sangat mengapresiasi langkah dunia pendidikan dan berterima kasih dipercaya sebagai tempat pendidikan dan pelatihan serta pembekalan siaga ini," tuturnya pada, Minggu (24/04) pagi.


Doddy menuturkan bahwa acara seperti ini (diklat Bela Negara) menjadi ajang silaturahmi sekaligus memupuk rasa cinta sebagai warga Negara kepada ibu pertiwi sejak dini dan menjadi pribadi yang selalu penuh semangat, sportifitas dan smart, harapanya menciptakan para pemimpin bangsa yang handal. "Membela Negara merupakan panggilan jiwa yang dipupuk melalui pembekalan nilai-nilai kebangsaan dan ditanamkan kepada warga Negara terutama generasi penerus bangsa," ujar Dody.

Dalam keterangannya kepada para awak media, Letnan Kolonel Dody menyampaikan bahwa Pesta besar siaga Pramuka ini memang baru pertama kali dan mudah-mudahan akan terus berkelanjutan. "Pihak kami dalam beberapa bulan telah menyiapkan segala sesuatunya yang tentunya sesuai dengan kemampuan anak. Dengan fasilitas yang ada, kami siap kapanpun dipercaya sebagai tempat diklat dan pembekalan khususnya yang berkaitan dengan bela Negara," terang Dody kepada Demokrasi News.

"Dengan pembinaan pramuka melalui program bela Negara ini semoga melahirkan generasi muda yang handal melahirkan bibit- bibit masa depan yang baik. Himbauan kami juga kepada para orang tua lebih memperhatikan perkembangan anak terutama dengan kegiatan kegiatan yang positif," tegasnya.

Ketika ditanya wartawan terkait siapa saja yang boleh menempati prasarana dan tempat pelatihan ini, Dody menyampaikan bahwa Siapapun boleh menempati dan memakai. "Tidak ada larangan karena bagaimanpun juga ini merupakan fasilitas Negara. Himbauan dan harapannya adalah untuk pembinaan, karena pembinan adalah faktor penting dan melalui program bela Negara seperti ini saya yakin akan melahirkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap bangsa, bahkan kalau bisa sampai usia dewasa ada program seperti ini," terang Dody menambahkan.

Sementara itu, ketua peduli pramuka Bekasi unit Searh And Rescue (SAR), Suris mengatakan kegiatan ini bagian dari pembinaan teritorial Angkatan Darat (TNI-AD) khususnya Yon Armed yang berada di Kota Bekasi, Adapun penyelenggaraan sekarang ini dikhususkan anak siaga usia 7 hingga 10 tahun. "Kegiatan ini dilaksanakan Untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini, dan juga untuk mempererat tali silaturahmi selama dalam kegiatan kepramukaan," ucapnya.

"Tentara kita punya Alutsista (Alat utama system senjata) yang akan kami kenalkan ke anak-anak pramuka ini," ungkapnya. Suris juga memaparkan antisipasi acara yang digelar ketika menjawab pertanyaan seputar keamanan. Bahwa kami juga telah berkordinasi dan menjamin faktor keamanan dalam acara ini," tandasnya.

Sulis juga menerangkan markas Yon Armed dipakai semua sekolah, tidak ada larangan untuk pelatihan termasuk pramuka usia penggalang dan penegak. "Termasuk beberapa bulan lalu ditempat ini kita mengadakan diklat bela Negara dan pembekalan pada Senkom Mitra Polri," jelasnya. Terkait bencana banjir yang menimpa beberapa wilayah Kota Bekasi, Suris menyampaikan bahwa Pramuka penegak yang tergabung pramuka peduli Kota Bekasi banyak sekali yang dilibatkan dalam kegiatan.

"Seperti beberapa hari lalu dilibatkan saat jajaran Kodam Jaya dan juga Senkom mengadakan kegiatan kebersihan sepanjang Kalimalang, juga saat banjir di wilayah Jatiasih dan sekitarnya kami kirimkan di cluster yang mereka mampu, untuk yang putri misal membantu didapur umum mendata bantuan logistik bersama BNPB atau BPBD setempat, dan saat ini pasca banjir pramuka juga ikut dalam pembersihan sampah dan lumpur di lokasi-lokasi yang terkena dampak bencana banjir," ujar Suris.

"Inti dari pada penyelenggaraan acara ini bukan masalah perlombaan tapi dengan silaturahim yang terjaga, saling bertegur sapa dan saling mengenal. Dalam persiapan kegiatan acara ini diawali dengan menyebar undangan ke sekolah-sekolah dan kami mendapat respon yang sangat baik dan hasilnya seperti ini, 1000 anak siaga plus pendamping dan pembina hadir dalam kegiatan ini," ungkap Suris dengan bangga.

Dalam penuturannya, Suris kembali menjelaskan bahwa Anak-anak pramuka juga menjadi relawan di tempat banjir bersama TNI/Polri, BNPB, Senkom dan Pemerintah Daerah, tidak hanya saat ini. Namun sejak ada di Kota Bekasi ini pramuka selalu siap siaga membantu tentunya dengan klaster yang mereka mampu dan kuasai. Dan telah terbukti bahwa pramuka juga bisa dapat membentuk karakter, watak atau akhlak mulia generasi muda, meningkatkan cinta tanah air, solidaritas sosial, bela Negara dan kemandirian.

"TNI juga punya Satuan Karya Pramuka (SAKA) Wira Kartika yang bersifat Nasional yang di bentuk lewat kerjasama antara kwartir nasional dengan TNI-AD yang bertujuan mengembangkan pendidikan bela Negara. Saka Wira Kartika ini memiliki program pendidikan yang dibentuk dalam satuan Krida antara lain, Krida Navigasi darat, Krida Mountainering, Krida penanggulangan bencana alam, Krida pioneer dan krida Survival. Sangat tepat melalui kegiatan ini dilaksanakan pembinaan dan pengembangan pendidikan bela Negara. Pramuka juga bukan hanya sebagai wadah pembentukan karakter, namun juga media dakwah yang santun dan efektif karena bisa meningkatkan iman dan taqwa anggotanya," terangnya dengan mantap.

Di sisi lain, ketua panitia pelaksana, Muhammad hilmi mengatakan bahwa para peserta berasal dari seluruh wilayah Bekasi. "Seperti dari Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Bekasi Utara dan wilayah Cikarang. Seluruhnya berjumlah 1000 anak plus pendamping dan pembina. Dalam kegiatan ini tujuan utama kami adalah, menanamkan cinta tanah air serta lebih dekat dengan TNI dan juga wawasan tentang bela Negara," ujar Hilmi.

Menurut Hilmi pembekalan usia dini memberikan pengalaman positif dan menjadikan potensi individu yang lebih baik menuju usia remaja dan dewasa sehingga pramuka dituntut terbina jasmani dan rohaninya.

Dalam kegiatan ini pihak penyelengara juga mengadakan perlombaan dengan Konsep lomba yang dibuat semenarik mungkin seperti ketajaman indra manusia, penciuman dan penglihatan kita. Di lombakan pula, hasta karya, puzzle (konsep bela negaranya, ada cinta Negara, background masjid seperti doa harian dan ritual keagamaan), serta mewarnai dan halang rintang.

"Dengan mengikut-sertakan anak dalam kegiatan pramuka ini selain dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan pramuka yang lain, adik-adik siaga ini juga akan memahami semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam lingkungan bermasyarakat," terang Hilmi dengan penuh semangat.  (A. Zarkasih)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS