KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Para siswa/siswi sekolah tingkat pendidikan dasar terkadang hanya dengan membaca buku dan diberikan pelajaran di ruang kelas, para murid ini pasti sewaktu-waktu akan merasa jenuh dan tidak dapat meresapi secara utuh penjelasan dalam buku tersebut.
Untuk mengantisipasinya edukasi diluar sekolah sangat diperlukan dan kegiatan Study tour memberikan solusi masalah ini, karena siswa dapat secara langsung terjun ke lapangan melihat atau mengamati objek pembelajaran. Hal itu menjadikan isi dalam buku menjadi lebih menarik dipelajari dan dengan melalui sumber langsung dapat memperkaya informasi faktual yang tercantum dalam buku, dan membuat teks dalam buku menjadi lebih berarti.
Dengan tema, 'Tetap semangat dalam belajar dan lakukan yang terbaik.' Sekolah Dasar (SD) Negeri Margajaya V, yang belum lama ini mengadakan kegiatan Study Tour dengan tujuan Museum Geologi dan Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) Bandung. Kegiatan edukasi ini untuk lebih menambah wawasan pengetahuan umum dan meningkatkan ilmu pendidikan para murid. Dan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bermental 'Smart'. Serta untuk lebih menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu melalui penelitian dalam kegiatan Study Tour.
Study tour yang dilaksanakan SD Negeri Margajaya V ini merupakan kegiatan program pembelajaran di luar sekolah yang bertujuan untuk mempelajari proses secara langsung siswa di lapangan. Kegiatan edukasi ini diadakan karena kebutuhan para siswa untuk mendapatkan pengalaman yang nyata dan sebenarnya. Hal tersebut diadakan karena tidak mungkin menghadirkan setiap peristiwa ke dalam kelas untuk dipelajari dan diamati.
Ketua Komite Sekolah SD Negeri Margajaya V, Endang Rahmawati Dewi, ST melalui sambungan telepon mengatakan bahwa dunia pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk generasi muda penerus bangsa. "Saya berharap kedepannya adalah setiap anak bisa belajar tidak hanya di dalam lingkup sekolah, akan tetapi juga dapat belajar diluar sekolah," ujarnya pada Demokrasi News, Minggu (11/04).
"Dan harus digaris bawahi juga, kegiatan Study Tour ini, agar setiap anak mencintai sejarah tentang manusia ataupun negaranya, hal tersebut diawali dengan penanaman tekad melalui kunjungan ke museum bersejarah," terangnya.
Endang pun juga menuturkan semoga Anak-anak Indonesia dapat menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi agamanya, berguna untuk Bangsa dan Negaranya.
Harapan yang ditujukan pihak sekolah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, melalui Dinas Pendidikan agar supaya untuk lebih memperhatikan SD Negeri Margajaya V ini, yang berlokasi di jalan Veteran Dalam (belakang PN Bekasi) Margajaya, Bekasi Selatan.
"Saat ini pemerintah pusat sudah memberikan pelayanan terbaik kepada dunia pendidikan, untuk itu saya akan terus mendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," lanjut Endang menambahkan.
Kalau mempunyai rasa ingin tahu tentang sejarah maka disitulah akan tumbuh perasaan untuk mencintai sejarah yaitu dengan adanya rasa Cinta Tanah Air (NASIONALISME) KEPADA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI). Dengan adanya rasa NASIONALISME yang tinggi itulah maka akan tercipta NEGARA YANG MAJU DAN LEBIH BERKEMBANG.
Para peserta rombongan yang meliputi terdiri dari para guru, Kepsek, orang tua/Wali murid dan para siswa/siswi (kelas VI, A dan B). Doorprize pun disediakan pihak panitia penyelenggara untuk para murid dengan harus dapat menjawab pertanyaan yang dilontarkan panitia terkait tentang Museum Geologi dan KAA.
Kepadatan situasi pembelajaran dalam kelas dan mungkin juga ada rasa bosan terhadap lingkungan yang dari hari kehari hanya itu-itu saja, membuat siswa menjadi jenuh. Kegiatan Study Tour sangat efektif dalam menyampaikan ilmu dan pengetahuan secara umum. Juga mampu memberikan suasana dengan nuansa berbeda di tengah rutinitas kelas yang terkadang juga menjemukan. Hal ini pun menjadi acuan, Analisa dan Evaluasi untuk kegiatan dimasa-masa yang akan datang. (A. Zarkasih)












0 komentar:
Posting Komentar