DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS

BERITA UTAMA

Walikota Bekasi Selesaikan Masalah Tembok Pembatas di Kelurahan Jatibening Baru

Written By admin on Jumat, 27 Mei 2016 | 07.20


KOTA BEKASI, DemokrasiNews.com - Berdasarkan laporan warga, Penutupan jalan yang berada di jalan Danau Maninjau RT 01 RW 04 Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Ketua RW 04 Rusdi effendi mendukung pembongkaran tembok tersebut, Yulia Rachmat selaku pemilik rumah yang terkurung merasa tidak mendapatkan keadilan.

Pihak RW 04 bertekad mengadukan ke dinas tata kota sebagai pihak yg berwenang dan sampailah kepada Walikota Bekasi.

Kamis (26/05), Walikota Bekasi, DR. H. Rahmat Effendi yang sudah berencana dari kemarin untuk melihat dan memantau perkembangan permasalahan warga di Jatibening baru terkait tembok pembatas wilayah, membuat Walikota datang untuk menjadi penengah antar permasalahan tersebut.

Walikota Bekasi datang dan melihat ke lokasi, memang benar ada tembok pembatas yang bertuliskan "tembok pembatas wilayah" yang sempat menaiki sebuah tangga untuk melihat ke atas dan memang terlihat bahwa ada satu rumah yang terkurung untuk menuju akses keluar. Rumah yang di diami oleh ibu Yuli (57 tahun) ini menjadi korban karena sebelumnya ia pindah.


Walikota putar balik mengunjungi kediaman ibu Yuli untuk berbicara dan bermusyawarah dengan pemilik rumah dan RW yang menuntut bayar.

Walikota Bekasi, mengistruksikan kepada pemilik rumah jika memang bersalah karena perihal dahulu buat surat permohonan maaf kepada warga meskipun bukan ibu Yuli yang melakukan, agar bisa terjalin kembali harmonis antar tetangga dan dapat ijin untuk membongkar tembok pembatas tersebut.

Berikut untuk RW terkait, masalah pembayaran tuntutan pembayaran ganti rugi, Walikota Bekasi mengambil jalan tengah setelah negosiasi, karena dari pihak RW meminta sebesar Rp. 50 juta, dengan bermusyawarah, Walikota akan membayar sebesar Rp. 20 juta untuk melengkapi administrasi yang dahulu masih bermasalah dan untuk lancarnya pembongkaran tembok tersebut.

Dengan demikian permasalahan pada warga di jatibening baru selesai dengan bermusyawarah dan kepala dingin, sehingga masyarakat bisa terjalin keharmonisan antar bertetangga. (Ndoet/A. Zarkasih)

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS
DEMOKRASI NEWS