![]() |
| (foto ilustrasi) |
Kota Bekasi, DemokrasiNews.com - Komisi B DPRD Kota Bekasi menyoroti kinerja Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi terkait persoalan pengerjaan drainase. Bagaimana tidak, dari hasil pengamatan masih saja ditemukan sejumlah genangan air ketika musim hujan. Padahal, Disbimarta sudah melakukan beberapa perbaikan drainase.
“Di Bekasi, pengerjaan drainase masih asal-asalan yang penting asal jadi dan rapih tapi tidak memperhitungkan dampak ketika hujan besar apakah masih banjir atau tidak,” ujar Anggota Komisi B DPRD Kota Bekasi Arwis Sembiring kepada wartawan.
“Para pekerja tersebut juga tidak diberi pembekalan, mungkin saja apabila diberikan pembekalan tidak akan ada air yang mengambang di jalan saat musim hujan,” lanjutnya.
Menurut Arwis, di 12 Kecamatan Kota Bekasi, drainase masih tidak bagus. Ini terbukti banyaknya laporan warga ihwal genangan air akibat drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Kemudian, ada juga drainase yang tertutup karena sampah dan juga bangunan liar diatasnya yang mengakibatkan air tidak bisa bergerak.
“Seandainya di Kota Bekasi ini drainasenya baik dan bagus pasti tidak akan ada namanya banjir saat musim hujan, akan tetapi di Kota Bekasi ini pengerjaan drainase tidak pernah beres hanya mampu bertahan beberapa bulan langsung rusak,” tutur politisi Partai Demokrat itu.
Seharusnya pekerjaan drainase, sambung Arwis, harus melalui perhitungan, seperti menghitung kedalaman selokan saat pertama dan berapa yang harus digali untuk mengukur air yang nantinya mengalir ke sungai.
“Saya berharap, Disbimarta bisa terus mengawasi pekerjaan drainase, bagaimana Kota Bekasi bisa terbebas dari banjir, apabila dinas terkait lemah dalam mengawasi pekerjaannya.” Pungkasnya. (red)










0 komentar:
Posting Komentar